Tim Patroli Cyber Polres Ngada Terus Memantau Akun-akun Penyebar Hoax dan Ujaran Kebencian di Medsos Featured

                                                               Bupati Nagekeo bersama Wakapolres Ngada dan Dandim 1625 Ngada

 
 
 
Demikian penyampaian Wakil Kepala Kepolisian Resort Ngada Kompol I Nyoman Surya Wiryawan Kepada warga Aesesa dan segenap peserta Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) di Aula Kantor Camat Aesesa, siang tadi (Selasa, 19 Maret 2019). Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Kampanye Pemilu Damai yang dilakukan oleh Tim Gabungan Kepolisian Resort Ngada dan Komando Distrik Militer 1625 Ngada di seluruh wilayah Ngada – Nagekeo. 
 
 
Lebih lanjut Ia membeberkan bahwa sampai dengan saat ini, dari ratusan akun Facebook (FB) maupun Whatsapp (WA) yang mencurigakan, sudah ada yang dimintai klarifikasi. “Meskipun pelakunya berkelit atau mengelak, jejak dari kejahatan elektronik tidak bisa hilang, “ungkapnya tegas.
 
 
Ia juga mengatakan bahwa UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) melarang keras penyebaran berita-berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian melalui FB dan WA berkaitan dengan Pemilu dan SARA.  “Oleh karena itu adalah kewajiban setiap orang tua untuk mengendalikan diri maupun  anak-anak mileneal supaya bijak menggunakan medsos, “imbuhnya. 
 
 
Sementara itu, Dandim 1625 Ngada Letkol,Inf. I Made Putra Suartawan mengutarakan bahwa kegiatan safari bermaksud menyebarkan ajakan pemilu damai. Dengan tegas Ia menyatakan bahwa TNI dalam posisi siap mendukung POLRI menciptakan kamtibmas sampai dengan puncak penyelenggaraan Pemilu nanti.  
 
 
“Kodim dan Polres berjalan bersama dalam mewujudkan komitmen Pemilu Damai, Aman dan Sejuk, “ucapnya tegas. 
 
 
Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, hadir sebagai tuan rumah pada kesempatan itu. Ia menyambut hangat Wakapolres dan Dandim sembari berterima kasih atas kunjungan yang sangat berharga tersebut. Sebelum menjamu mereka dalam acara makan siang di rumah jabatannya, di hadapan peserta musrenbangcam Ia menyatakan bahwa peristiwa Tanggal 17 April 2019 mendatang sangat seksi secara nasional maupun internasional  untuk mengundang orang menciptakan gangguan keamanan. 
 
 
“Pertama, hari itu untuk pertama kalinya digelar pemilu legislatif dan pemilihan presiden secara bersamaan, ”Ia menjelaskan. Selain itu juga, Ia mengingatkan bahwa hari itu juga di seluruh dunia   Umat Katholik sedang memasuki Pekan Suci dalam rangkaian Paskah.
 
 
Rangkaian safari yang berkekuatan 40 orang tentara dan 15 anggota kepolisian dimulai sehari sebelumnya dari Aimere, Mauponggo, Boawae dan hari ini dari Nangaroro, Aesesa dan dilanjutkan ke Riung. Di sela-sela acara makan siang ketiga unsur Forum Pimpinan Daerah Ngada – Nagekeo tersebut menyatakan yakin dan optimis mampu menciptakan suasana kondusif baik sebelum maupun sesudah hari pemilu nanti.

 

 

Last modified on Wednesday, 20 March 2019 01:39

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Copyright by Kominfo Nagekeo Pemkab Nagekeo