Pusat Peradaban Timur Indonesia akan Dibangun di Titik Nol Nagekeo Featured

WhatsApp Image 2019 04 15 at 5.25.05 PM

Sebagai kelanjutan dari soft-launching Festival dan Expo Literasi Nagekeo 2019 yang digelar di Kantor Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada Tanggal 11 April 2019, Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do menggelar Rapat Konsolidasi dan Persiapan di Aula Setda Kabupaten Nagekeo, Senin (16 April 2019).

Di hadapan Wakil Bupati Marianus Waja, Pj. Sekda dan para pejabat dari semua Perangkat Daerah, Bupati Don memberikan penjelasan lengkap mengenai makna dan tujuan festival akbar yang bakal digelar Agustus 2019 mendatang. Dikatakannya bahwa festival ini adalah proses yang memiliki arti penting bagi peningkatan derajat hidup masyarakat yang terdiri atas tahap pra, puncak dan pasca.

Dengan demikian, lanjutnya, literasi dalam arti luas tidak terbatas pada kegemaran membaca dan menulis, tetapi mencakup segala daya-upaya manusia mengatasi problem hidupnya.

"Menurut Presiden Jokowi, bangsa kita hanya bisa memiliki posisi tawar di mata bangsa lain jika memerkuat kebudayaan, sedangkan di bidang teknologi kita harus banyak belajar dan mengejar ketertinggalan" tandasnya.

Dia menambahkan bahwa selain mendorong gerakan membaca dan menulis, melalui kegiatan tersebut Nagekeo bisa memperkenalkan hasil kerajinan, karya seni dan potensi alam kepada forum nasional maupun internasional.

Apalagi, sambungnya, setelah itu pada tahun 2020 akan dibangun sebuah gedung Pusat Peradaban Timur Indonesia dengan besar anggaran direncanakan kurang lebih 20 Miliar Rupiah. Hal tersebut menurutnya telah diinformasikan melalui komunikasi empat mata dengan Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando, baik sebelum maupun sesaat setelah kegiatan soft-launching tersebut.

"Lokasi tempat gedung itu mau dibangun adalah di titik nol Nagekeo, yakni di sebelah Selatan Lapangan Berdikari Danga atau yang dulu disebut Kompleks Darurat, atau persisnya di bekas Kantor Camat Aesesa" bebernya.

Dalam suasana rapat yang hangat dan solid tersebut tampak semua kepala perangkat daerah menyambut positif rencana akbar tersebut.

Kasat Pol PP dan Kebakaran, Elias Tae, mengusulkan agar dalam waktu dekat segera dibentuk tim sosialisasi dan sounding ke setiap kecamatan agar semua lapisan masyarakat terlibat penuh dalam festival yang akan melibatkan berbagai stakeholders regional maupun nasional tersebut.

Sementara untuk mendukung hal tersebut, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Agustinus Pone, mengusulkan agar segera dibentuk sekretariat bersama sebagai dapur utama persiapan pelaksanaan kegiatan.

Rapat koordinasi direncanakan akan kembali digelar setelah liburan Paskah usai.

Last modified on Monday, 15 April 2019 15:13

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Copyright by Kominfo Nagekeo Pemkab Nagekeo