GUBERNUR NTT DUKUNG FESTIVAL LITERASI NAGEKEO DIGELAR SETIAP TAHUN DAN SIAPKAN PUBLIKASI EKSPONENSIAL Featured

GUBERNUR NTT DUKUNG FESTIVAL LITERASI NAGEKEO DIGELAR SETIAP TAHUN DAN SIAPKAN PUBLIKASI EKSPONENSIAL

WhatsApp Image 2019 04 28 at 3.07.00 PM 1

 

 

 

Tidak main-main tekad Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk mewujudkan kebangkitan dan perubahan di wilayahnya. Dalam rangka menciptakan lompatan-lompatan besar, Gubernur Victor Bungtilu Laiskodat menjadikan sektor pariwisata sebagai penggerak utama pembangunan.

Melalui pariwisata, banyak langkah besar yang akan dilakukan. Salah satunya adalah Festival dan Expo Literasi Nagekeo 2019 yang menurut rencana akan diselenggarakan 10 Agustus 2019 mendatang.

Terkait dengan event nasional tersebut, Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, sebelumnya telah melaksanakan serangkaian koordinasi baik di tingkat pusat maupun daerah. Pada tanggal 11 April 2019 lalu, Ia sukseskan Soft-Launching di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Pada momen yang dihadiri salah satunya oleh Abang dan None Jakarta tersebut, Ia menganugerahkan penghargaan kepada Ibu Julia Sutrisno sebagai Pelopor Literasi Tenun Ikat Nagekeo dan Mantan Bupati Nagekeo, Drs. Elias Djo, sebagai Pelopor Gerakan Literasi Nagekeo.

Pada hari Jumat (26 April 2019), kedua pucuk pimpinan daerah itu menggelar pertemuan koordinasi di ruang kerja gubernur.

"Semua bupati wajib ikut dalam kegiatan ini," tegas Gubernur. Ia kemudian mengingatkan para pejabat lingkup setda Provinsi yang turut hadir agar segera berkoordinasi dan lakukan sosialisasi kepada semua perangkat daerah dan kepala daerah se-NTT.

Karena kegiatan ini memiliki dampak yang besar bagi NTT, gubernur bertekad dan sangat berharap agar semua kekuatan dan elemen masyarakat memgambil bagian secara aktif, mulai dari persiapan, promosi dan pelaksanaan nanti.

"Ajak pihak Gereja, bupati, para bloggers dan semua ASN untuk viralkan ini, buatkan broadcasting yang eksponensial di mana penggiat medsos yang akan ikut memberikan tanggapan tembusan angka 1 juta, "lanjutnya.

Selain tokoh agama, Ia mengharapkan agar para bupati melibatkan berbagai pelaku dan fasilitator pembangunan di setiap desa dan kabupaten.

"Panggil PKH (Pendamping Program Keluarga Harapan), pendamping desa, PKK dan lainnya, "pungkasnya.

Tak lupa Ia mewajibkan semua, baik pengunjung maupun penampil, untuk berbusana adat dari berbagai daerah di NTT.

Menyambut arahan gubernur, Bupati Don menyatakan bahwa, sebagai tuan rumah, Nagekeo siap munyukseskan kegiatan yang bakal dijadikan even nasional bahkan internasional setiap tahun itu.

"Ini berkat luar biasa buat Nagekeo, terima kasih atas kesempatan hebat ini, "katanya kepada Gubernur.

Bupati Don menyampaikan demikian karena menurutnya, perpustakaan dan literasi dalam arti luas merupakan penyanggah peradaban manusia modern di masa mendatang.

Mendampingi Bupati Nagekeo, aktivis pemberdayaan masyarakat dari Jakarta, Mathias Mboi. Ia ikut menggambarkan content (menu) kegiatan festival.

"Salah satu yang akan memiliki makna penting bagi masyarakat adalah adanya momen deklarasi "NTT Bangkit, Ayo Berubah, "bebernya.

Selepas pertemuan yang berjalan kurang lebih sejam tersebut, Bupati Don, sebagaimana sikap dasarnya selama ini, tidak lagi menyia-nyiakan waktu. Pekerjaan berikutnya, menuju Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT untuk berkoordinasi dan menyampaikan arahan gubernur.

Di ruang kerjanya, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan NTT, Stef Ratoe Oedjoe, antusias menyatakan bahwa sebagai koordinator utama, Ia siap mengaungkan Festival Literasi Nagekeo.

"Kami akan sounding dulu kepada seluruh peserta Rapat Teknis Kearsipan se-NTT yang akan digelar di Maumere, 21 - 23 Mei mendatang, "tekadnya.

Selanjutnya, hingga malam hari, Bupati Don teruskan pembahasan mengenai topik yang sama di Hotel Sylvia Premier. Kesempatan tersebut Ia manfaatkan untuk menghimpun para pegiat literasi yang kompeten untuk curah pendapat.

WhatsApp Image 2019 04 28 at 3.07.01 PM

WhatsApp Image 2019 04 28 at 3.07.02 PM 1

WhatsApp Image 2019 04 28 at 3.07.03 PM

 

 

 

Last modified on Thursday, 23 May 2019 13:03

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Copyright by Kominfo Nagekeo Pemkab Nagekeo