DATA PROFIL KECAMATAN NANGARORO

TAHUN 2017

 

 

  1. I.DATA STATIS
    1. A.KONDISI EKSISTING KECAMATAN

Kecamatan Nangaroro merupakan salah satu bagian wilayah kabupaten Nagekeo dengan memiliki luas lahan sebesar 238,16 km2

Secara administratif Kecamatan Nangaroro dibatasi oleh :

  • Bagian Selatan: Laut sawu
  • Bagian Utara: Kecamatan Aesesa dan Kecamatan Wolowae
  • Bagian Timur: Kabupaten Ende
  • Bagian Barat: Kecamatan Keo Tengah dan Kecamatan Boawae

 

Kondisi Geografis

Rincian luas wilayah setiap Desa/Kelurahan se- Kecamatan Nangaroro sebagai berikut:

No Desa/kelurahan Luas wilayah (km 2) %
1 2 3 4
1 Bidoa 16,16 6,79
2 Degalea 14,13 6,04
3 Kotakeo 6,95 2,29
4 Kelurahan Nangaroro 23,75 9,98
5 Nataute 15,00 6,30
6 Pagomogo 33,13 13,92
7 Podenura 8,12 3,41
8 Riti 3,12 1,31
9 Tonggo 5,62 2,36
10 Ulupulu 14,54 6,11
11 Utetoto 16,56 6,96
12 Woedoa 12,60 5,29
13 Wokodekororo 7,25 3,05
14 Woewutu 6,00 2,52
15 Ulupulu I 5,96 2,50
16 Odaute 24,70 10,38
17 Wokowoe 10,88 4,57
18 Kortakeo I 13,13 5,51
19 Kotakeo II 6,18 2,59
  • Keadaan Topografi

Topografi wilayah Kecamatan Nangaroro sebagian besarnya terbentang sepanjang pantai selatan (Laut Sawu) pada umumnya terdiri dari gunung dan bukit -bukit terutama sebelah barat dengan ketinggian berkisar 700 s/d 1000 m di atas permukaan laut, antara lain Keli Koto, Keli Reo, Keli Pumbu, Keli Seatora, Keli Bheto, Keli Sa, Keli Tuka dan Keli Toto. Di sebelah selatan terbentang pantai yang rata-rata curam dengan keadaan tanah yang kurang memungkinkan untuk pertanian. Terdapat juga dataran tinggi seperti di wilayah Desa Bidoa, Desa Riti, Desa Ulupulu, Desa Ulupulu I, Desa Pagomogo dan Desa Kota Keo, Desa Kotakeo I dan Desa Kotakeo.

  • Keadaan Iklim

     Kecamatan Nangaroro beriklim tropis dan dipengaruhi angin muson yang bertiup sepanjang tahun.Pada 3 tahun sebelumnya keadaan iklim Kecamatan Nangaroro pada bulan Nopember sampai Bulan April terjadi musim hujan dan musim panas berkisar pada Bulan Mei sampai dengan Bulan Oktober, terkecuali Desa Kota Keo dan beberapa desa lainnnya yang karena tingkat kelembabannya tinggi menimbulkan curah hujan pada sekitar bulan September 2017. Namun keadaan iklim 2 tahun ini mengalami perubahan dengan kondisi kemarau panjang yang tidak menentu sehingga tidak memungkinkan petani dapat menanam tanaman pertanian maupun perkebunan ataupun sejenisnya seperti tanaman-tanaman produktif lainnya.

  • Keadaan Tanah

     Keadaan tanah di wilayah Kecamatan Nangaroro dibagi 2 bagian. Di bagian selatan pada umumnya tanah pasir dan berbatu sedangkan di belahan utara pada umumnya tanah liat yang akan menjadi sangat keras pada musim panas dan berair pada musim penghujan.

  • Keadaan sungai dan sumber mata air

     Di Kecamatan Nangaroro terdapat beberapa sungai dan sumber mata air yang antara lain Kali Nangaboa, Kali Nangaroro, Kali Nangawina, Kali Nangameze, Kali Dowo Mbengga dan sumber mata air seperti Aezea, Aegogo, Nakudo, Aepetu, Niosangu, Niojie, Aebhia, Ae Api, Dowo Dambo, Ae Tele. Pada umumnya sumber mata air dimaksud mengalir dengan debit air yang sangat rendah dan hal ini mengakibatkan

masyarakat mengalami kekurangan air bersih pada musim panas.

  1. Gambaran Umum Demografis

   Jumlah Penduduk                           : 21.086Jiwa.

  • Laki-laki: 10.276
  • Perempuan: 10.810
  • Kepala Keluarga (KK): 4.651
  • Jumlah KK prasejahtera : 3.872 KK
  • Jumlah Keluarga sejahtera I :   402 KK
  • Jumlah Keluarga sejahtera II:   452 KK
  • Jumlah Keluarga sejahtera IV:     12 KK

Jumlah Kepala Keluarga dan jumlah Penduduk Kecamatan Nangaroro keadaan Desember 2017

No Desa/Kel. JMLH KK L P JUMLAH
1 2 3 4 5 6
1 Bidoa 201 464 441 905
2 Degalea 171 374 385 759
3 Kotakeo 213 477 439 916
4 Nangaroro 706 1.514 1.534 3.048
5 Nataute 167 364 400 764
6 Pagomogo 450 923 992 1.915
7 Podenura 235 452 475 927
8 Riti 366 737 894 1.631
9 Tonggo 206 400 397 797
10 Ulupulu 279 662 711 1.373
11 Utetoto 151 304 331 635
12 Woedoa 211 457 480 937
13 Wokodekororo 128 347 372 719
14 Woewutu 221 554 535 1.089
15 Ulupulu I 318 692 764 1.456
16 Odaute 101 224 275 499
17 Wokowoe 162 423 438 861
18 Kotakeo I 203 479 485 964
19 Kotakeo II 162 429 462 891
Jumlah 4.651 10.276 10.810 21.086
  1. Kondisi Ekonom
    1. Potensi Unggulan Daerah                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      

         Pada wilayah dataran tinggi dan pegunungan terdapat hutan tropis dan hutan sabana, sedangkan pada daerah dataran rendah di bagian selatan dijadikan daerah perkebunan dan pertanian.Setelah diberlakukannya pembangunan berwawasan lingkungan maka pada semua daerah pegunungan dijadikan hutan tutupan untuk menjaga kelestarian alam terutama menghindari bencana tanah longsor dan banjir pada musim penghujan.Karena sebahagian besar wilayah dataran tinggi adalah hutan sabana maka sebahagian besar masyarakat memelihara ternak besar dan kecil seperti Kerbau, Sapi, Kuda, Babi, Kambing, Domba dan Unggas. Terdapat beberapa hewan liar yang dilindungi seperti Kera, Rusa, Musang, Babi hutan, Babi landak, Kakatua, Burung Beo, dan Punglor. Selain itu keadaan tanah dan iklim di sebagian besar wilayah kecamatan Nangaroro sangat cocok untuk pengembangan tanaman perkebunan dan kehutanan. Terdapat pula kandungan bahan galian C terutama pasir dan batu yang berada hampir pada setiap desa, dan tambang batu warna di Desa Nataute. Semua potensi di atas dikelola sendiri oleh masyarakat secara tradisional dan manual. Keindahan pesisir pantai Konge hingga Basandai juga memungkinkan untuk pengembangan kepariwisataan.

  1. Potensi Prasarana dan sarana

                 Jalan Desa dan antar desa/kecamatan, memiliki 2 kategori, yaitu baik dan rusak. Kondisi jalan di wilayah kecamatan Nangaroro pada umumnya dalam keadaan rusak. Walaupun partisipasi masyarakat secara swadaya untuk memperbaiki kondisi ininamun tidak menjamin kelancaran transportasi, sehingga distribusi barang dan jasa tidak berjalan baik. Selanjutnya prasarana air bersih, terdapat 1 Unit PDAM IKK Nangaroro, sedangkan desa-desa lainnya memperoleh air bersih dari program atau proyek masuk desa. Namun kenyataan ini tidak bisa dielakan dimana dengan kondisi musim kemarau ini sehingga debit dari sumber mata air sangat rendah yang tidak bisa mencukupi kebutuhan air minum di wilayah Kecamatan Nangaroro. Berkaitan dengan prasarana di bidang penerangan, baru 14 desa dan kelurahan Nangaroro yang telah mendapat layanan listrik PLN, sedangkan desa-desa lain menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Untuk jaringan Telekomunikasi, telah tersedia Pemancar/Tower Telkomsel, yaitu di Kelurahan Nangaroro dan Desa Bidoa. Dalam kaitan dengan prasarana peribadatan, terdapat 3 buah Paroki, yaitu Paroki St Martinus Nangaroro, Kristus Raja Riti, dan St. Petrus Ndora. Kapela sebanyak 14 buah. Sedangkan Mesjid/Mushola sebanyak 8 buah, dan Gereja Protestan 1 buah.

  1. Administrasi Pemerintahan
    1. a.Instansi Pemerintah di Wilayah Kecamatan...

Intansi Pemerintah yang berada di wilayah Kecamatan Tiga tediri dari :

  1. Instansi Vertikal berjumlah Tiga, terdiri dari:
    1. Koramil
    2. b.Polsek
    3. c.KUA
  1. Instansi BUMN/BUMD berjumlah Tiga unit
    1. a.PLN
  2. b.BRI setiap hari pasar
  3. c.BPBD
  4. Instansi Otonomi berjumlah satu unit
    1. b.Pemerintahan Kecamatan


Data Sarana Kerja Kantor Kecamatan Dalam menunjang pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya selain unsur personil yang telah dijelaskan sebelumnya, juga didukung oleh perlengkapan yang memadai. Kantor Camat Nangaroro memiliki sarana dan prasarana pendukung yang merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Nagekeo, yaitu berupa :

No Uraian Volume Kondisi Lokasi
1 Tanah Pemda    Ha Baik Nangaroro
2 Gedung Kantor Camat 17,5 x 13 m2 Rusak ringan Nangaroro
3 Rumah Jabatan Camat x   m2 Baik Nangaroro
4 Aula Kantor Camat x   m2 Baik Nangaroro
5 Rumah Dinas Unit Perlu perbaikan Nangaroro
6 Mobil Rush 1 unit Baik Kantor Camat
7 Sepeda Motor 5 5 unit 3 baik, 2 rusak Kantor Camat
8 Laptop 3 unit Baik Kantor Camat
9 Lemari Arsip 3 Pintu 1 buaht Baik Kantor Camat
10 Kipas Angin 6 unit      2 baik,3 rusak Kantor Camat dan Aula
11 Printer 8 Unit 2 Baik 6 rusak Kantor Camat
12 Soundsystem 1 set Rusak ringan Kantor Camat
13 Mesin Potong Rumput 2 unit Baik Kantor Camat
14 Dispenser 2 buah Baik Kantor Camat dan Rujab
16 Kain Gorden 4 set Baik Kantor Camat, Aula & Rujab Camat dan Sekcam
18 Rak Arsip 1 unit Baik Kantor Camat
19 Meja rapat 5 unit Baik Kantor Camat
22 Kursi rapat 161 buah Baik Kantor Camat
23 Kursi Putar 2 unit 1 baik, 1 rusak Kantor Camat
24 Sofa 4paket 2 baik,2 rusak Kantor Camat & Rujab
25 Lemari makan 1 unit Baik Rujab
26 Meja Makan 1 unit Baik Rujab
27 Kursi Lipat Besi 15 buah Baik Kantor Camat
28 Meja Biro Kaca 1 buah Baik Kantor Camat
29 Meja ½ Biro 23 buah 7 baik, 16 rusak Kantor Camat
30 Mesin Ketik 3 Unit Rusak Berat Kantor Camat
31 White Board 1 buah Rusak Ringan Kantor Camat
32 Filing Kabinet 1 buah Baik Kantor Camat
33 Lemari Rak 2 buah Rusak Ringan Kantor Camat
34 Brankas 1 buah Rusak Barat Kantor Camat
35 PapanTulis 1 buah Baik Kantor Camat
36 Papan Struktur 1 buah Baik Kantor Camat
37 Papan Nama Instansi 1 buah Baik Kantor Camat
38 Papan Memo/Agenda 1 buah Baik Kantor Camat
39 Lemari Kayu 2 buah Rusak Ringan Kantor Camat
40 Meja Rapat 4 buah Baik Kantor Camat
41 Meja Kerja 6 buah Baik Kantor Camat
42 Kursi Tamu 7 buah Baik Kantor Camat
43 Meteran Listrik 2 buah Baik Kantor Camat
44 Meja Komputer 1 buah Baik Kantor Camat
45 Meja TV 1 buah Baik Kantor Camat
46 Meja Rias 1 buah Baik Rumah Jabatan
47 Jam Dinding 1 buah Baik Kantor Camat
48 Springbad 1 buah Baik Rumah Jabatan
49 Tempat Tidur Kayu 2 buah Baik Rumah Jabatan
50 Kasur 2 buah Baik Rumah Jabatan
51 Lambang Garuda 2 buah Baik Kantor Camat
52 Photo Presiden dan Wapres 2 buah Baik Kantor Camat
53 Tiang Bendera 2 buah Baik Kantor Camat
54 Generator 1 buah Baik Kantor Camat
55 Peralatan Dapur 2 set Baik Kantor Camat
56 Konfor Hook 1 buah Baik Kantor Camat
57 Parabola 2 buah Baik Kantor Camat& Rujab
58 Komputer 1 unit Rusak Barat Kantor Camat
59 Printer 2 buah 1 baik, 1 RB Kantor Camat
60 Antena Luar/SSB 1 buah Rusak Berat Kantor Camat
61 Komputer PC 4 buah Baik Kantor Camat
62 LCD Projektor 1 buah Baik Kantor Camat
63 Layar Projektor 1 buah Baik Kantor Camat
64 Kamera DLSR 1 buah Baik Kantor Camat
65 Mic FM 1 buah Baik Kantor Camat
66 Mic Biasa 2 buah Baik Kantor Camat
67 Kabel Mic 15 M 2 buah Baik Kantor Camat
68 Lemari Pakaian 2 Pintu 1 buah Baik Rumah Jabatan
69 Lemari Arsip 1 Pintu 1 buah Baik Kantor Camat

 

 

 

 

 

  1. II.DATA DINAMIS
    1. I.PEMERINTAHAN KECAMATAN
      1. Kondisi Aparatur

Jumlah pegawai yang ada di Kecamatan Nangaroro adalah sejumlah 32.dengan rincian sebagai berikut :

  1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kecamatan sebanyak 15 orang
  2. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Desa sebanyak 4 Orang
  3. Calon PNS (di kelurahan dan kecamatan), ,,,,,,,,orang;;
  4. Tenaga Harian Lepas (THL) di Kelurahan dan Kecamatan, sebanyak 7 orang
  5. Tenaga Operator Komputer orang (PNS dari DinasKependudukan) sebanyak,1 Orang


                                         Komposisi Pegawai Kecamatan

Tabel Jumlah PNS pada Kantor Camat Nangaroro menurut tingkat pendidikan

No Nama/Nip Jenis Kelamin Jabatan Pendidikan

Eselon

Ket

1

Agapitus Bhya Ola, S.STP

19780205199810 1 001

L Camat S 1 III /a  
2

Willibaldus Mutu,S.Fil

19760711 200604 1 005

L Sekcam S 1 III/b  
3

Venansius Rafael Roga

19630528198812 1 002

L Kasie TRANTIB D1 IV/a  
4

Robertus B. Paras

19680513198903 1 003

L Kasie PEM SLTA IV/a  
  5

Pua Nabu

19611231198601 1 072

L Kasie Pemb &   KESRA SLTA IV/a  
6

Alfonsa Roja, SST

19661030 198801 2 001

P Kasie Adm.Pelpub S1 IV/a  
7

Rosalia Sele

19671007199401 2 001

P Kasubag Keu. Umpeg SLTA IV/b  
8

Lusia Wea

19601231 198512 2 016

  Kasubag PEP SLTA IV/b  
9

Ermelinda Bupu

19760702200012 2 004

P Pelaksana SLTA -  
10

Fransiskus Waro

19721103200801 1 015

L Pelaksana SLTA -  
11

Herlin Abdulah

19821128200801 2 016

P Pelaksana D 1 -  
12

Maria Magdalena Goo

19731224200801 2 011

P Pelaksana D 1 -  
13

Marselinus Minggu

19670101201406 1 010

L Pelaksana SLTA -  
14

Veronica Nata

19761118201406 2 006

P Pelaksana SLTA -  
             
J u m l a h 14        

Tabel Jumlah   THL   pada Kantor Camat Nangaroro   menurut   tingkat pendidikan

No Nama Jenis Kelamin Jabatan Pendidikan
1 Fidelis S. Dhosa L STAF ADMINISTRASI SLTA
2 Yoseph Djogo L SOPIR SMP
3 Paskalis Dhawe, SE L PENGELOLA DATA DAN PELAPORAN SI
4 Gaspar Gero, S.Sos L PENGELOLA DATA DAN PELAPORAN SI
J u m l a h 4     Orang
  1. Kependudukan

 

   Jumlah Penduduk                           : 21.086Jiwa.

  • Laki-laki: 10.276
  • Perempuan: 10.810
  • Kepala Keluarga (KK): 4.785 KK.
  • Jumlah KK prasejahtera : 3.872 KK
  • Jumlah Keluarga sejahtera I :   402 KK
  • Jumlah Keluarga sejahtera II:   452 KK
  • Jumlah Keluarga sejahtera IV:     12 KK

Jumlah Kepala Keluarga dan jumlah Penduduk Kecamatan Nangaroro keadaan Desember 2017

No Desa/Kel. JMLH KK L P JUMLAH
1 2 3 4 5 6
1 Bidoa 202 464 441 905
2 Degalea 156 374 385 759
3 Kotakeo 216 477 439 916
4 Nangaroro 702 1.514 1.534 3.048
5 Nataute 167 364 400 764
6 Pagomogo 450 923 992 1.915
7 Podenura 235 452 475 927
8 Riti 366 737 894 1.631
9 Tonggo 206 400 397 797
10 Ulupulu 289 662 711 1.373
11 Utetoto 153 304 331 635
12 Woedoa 214 457 480 937
13 Wokodekororo 128 347 372 719
14 Woewutu 212 554 535 1.089
15 Ulupulu I 432 692 764 1.456
16 Odaute 102 224 275 499
17 Wokowoe 158 423 438 861
18 Kotakeo I 236 479 485 964
19 Kotakeo II 161 429 462 891
Jumlah 4.785 10.276 10.810 21.086

:

  1. a.Prasarana Pendidikan

No

Sekolah

             Jumlah  

Ket.

Bangunan fisik Murid/ Mahasiswa Guru / dosen
1 TK        
2 SD 30 2762 580  
3 SLTP 10 1044 115  
4 SMA 2 328 48  
  1. b.Prasarana Kesehatan
    1. b.1.Kesehatan
No Prasarana Jumlah Keterangan
1 Rumah Sakit    
2 Rumah Bersalin/BKIA    
3 Dokter Praktek 2  
4 Polindes 6  
5 Pustu 6  
6 Puskesmas 1  
7 Klinik/Balai Pengobatan 2  
8 Apotik    
9 Posyandu 1  


  1. b.2.Keluarga Berencana
No Uraian Jumlah Keterangan
1 Jumlah Pos / Klinik KB    
2 Jumlah PUS 2182  
3 Jumlah PUS masuk KB 526  
5 PIL 31  
6 IUD 22  
7 KONDOM -  
8 SUNTIK 111  
9 MOP              6  
10 MOW              72  
11 IMPLAT 279  

 

  1. c.Prasarana Ibadah
No Prasarana Jumlah Keterangan
1 Mesjid 4  
2 Surau / Mushola 2  
3 Gereja Kristen 1  
4 Gereja Katolik 4  
     5 Kapela 20  
  1. d.Prasarana Hiburan
No Uraian Jumlah Keterangan
1 Taman    
2 Tempat Pertunjukan Tradisional    
3 Toko Cinderamata/Souvenir    
4 Hotel    
5 Penginapan/Losmen    
6 Sanggar Seni 2  
       


  1. e.Prasarana Olah Raga
No Lapangan Jumlah Keterangan
1 Sepak Bola 1  
2 Bulutangkis    
3 Tenis Meja    
4 Voli 2  
5 Basket    
6 Tenis lapangan    
7 Futsal    
  1. f.Prasarana Transportasi

Lalu lintas yang digunakan di Wilayah Kecamatan Nangaroro sepenuhnya (100%) melalui darat. Dengan daya dukung sarana terdiri dari :

Jalan dengan panjang :

No Uraian Jumlah Keterangan
1 Jalan Negara 1  
2 Jalan Propinsi    
3 Jalan Kota    
4 Jalan kelurahan / Desa    

Jembatan dengan panjang :

  • Jembatan Beton/Batu/Bata:...1..Buah
  • Jembatan Besi:.......... Buah
  • Jembatan Kayu/bambu:.......... Buah
  • Jembatan lain-lain:.......... Buah
  1. 3.Potensi Kelembagaan

a. Kelembagaan Ekonomi

Kelembagaan Ekonomi yang terdapat di Wilayah Kecamatan ,,,,,,,,,,,, terdiri dari :

No Uraian Jumlah Keterangan
1 Koperasi     3   Buah  
2 UKM         Buah  
3 Pasar Selapan/Umum 1  
4 Usaha Perdagangan Buah  
5 Toko/Swalayan        Buah  
6 Warung Makan 1 Buah  
7 Restaurant    
8 Kios/Warung Kelontong 50          Buah  
9 Bank 1       Buah  
10 Industri Makanan      Buah  
11 Industri Kerajinan 20    Buah  
12 Perusahaan Angkutan 25       Buah  
13 Percetakan/Sablon          Buah  
14 Bengkel Motor/Sepeda 10           Buah  
15 BengkelMobil 10           Buah  


  1. 4.KelembagaanPolitik

Kelembagaan Politik yang ada di Kecamatan sebagai berikut :

Nama Partai Politik Nama Partai Politik
  • PDIP
  • .GERINDRA.....................
    • PAN
    • HANURA
    • PKPI
 


  1. 5.Pemilu
 

1. Jumlah Pemilih yang terdaftar

1.1     Pemilih pemula

:

Orang

1.2     Pemilih Nonpemula : Orang
  1. Jumlah Penduduk yang menggunakan Hakpilih
    1. 1Pemilih pemula:Orang
    2. 2Pemilih Nonpemula:Orang
    3. Jumlah pemilih yang pindahtempatpilih............................................. Orang
    4. Anggota DPRD yang berasal dari Kecamatan setempat
      1. 1Jumlah Anggota DPRRI:........................ Orang

Nama/Parpol                                                   : 1...............................

2................................

  1. 2Jumlah Anggota DPRD Provinsi Sebanyak 4 Or                                       1. Thomas Tiba Owa.S.Ag

                                                                                                          2. H. Anwar Pua Geno,SH

                                                                                                          3. Mersy piwung

                                                                                                          4. Maksi Ebuto

  1. 3Jumlah Anggota DPRD Kabupaten/ Kota: 4Orang

                                                                                    :                                 1. Benyamin Bongo

                                                                             2. Fransiskus Ave.

                                                                                  3. Wens ladi

     4. Yoseph Dhenga


  1. KOMPLEKSITAS PERMASALAHAN
  1. Bidang Pemerintahan
    1. Belum adanya kerjasama antara pemerintah Desa dan BPD
    2. Kelengkapan Administrasi Desa masih belum lengkap
    3. Belum adanya tanggungjawab pekerjaan aparat Desa sesuai tupoksinya masing-masing
  1. Bidang Pembangunan

 

  1. Ada beberapa item pekerjaan yang sudah direncanakan namun dibatalkan oleh oknum tertentu

 

  1. Ada pembangunan yang belum diselesaikan dan tidak memiliki kualitas yang baik

 

  1. Pembangunan di desa belum sempurna

 

 

 

  1. Bidang Pemberdayaan Masyarakat
    1. Bantuan yang diberikan bersifat rangsangan kelompok dan tidak komprehensif sehingga masyarakat tidak bekerja fokus mengelolah bantuan.
    2. Banyak masyarakat yang mendapat lebih dari satu jenis bantuan guliran sehingga sulit untuk mengembalikannya.
    3. Masih banyak bayi yang tidak mengikuti posiyandu
    4. Masih banyak masyarakat yang belum memiliki jamban/mck, lubang sampah dan TPS
    5. Masih ada ibu hamil yang tidak K1 murni
  1. POTENSI   WILAYAH

                           

         Pada wilayah dataran tinggi dan pegunungan terdapat hutan tropis dan hutan sabana, sedangkan pada daerah dataran rendah di bagian selatan dijadikan daerah perkebunan dan pertanian.Setelah diberlakukannya pembangunan berwawasan lingkungan maka pada semua daerah pegunungan dijadikan hutan tutupan untuk menjaga kelestarian alam terutama menghindari bencana tanah longsor dan banjir pada musim penghujan.Karena sebahagian besar wilayah dataran tinggi adalah hutan sabana maka sebahagian besar masyarakat memelihara ternak besar dan kecil seperti Kerbau, Sapi, Kuda, Babi, Kambing, Domba dan Unggas. Terdapat beberapa hewan liar yang dilindungi seperti Kera, Rusa, Musang, Babi hutan, Babi landak, Kakatua, Burung Beo, dan Punglor. Selain itu keadaan tanah dan iklim di sebagian besar wilayah kecamatan Nangaroro sangat cocok untuk pengembangan tanaman perkebunan dan kehutanan. Terdapat pula kandungan bahan galian C terutama pasir dan batu yang berada hampir pada setiap desa, dan tambang batu warna di Desa Nataute. Semua potensi di atas dikelola sendiri oleh masyarakat secara tradisional dan manual. Keindahan pesisir pantai Konge hingga Basandai juga memungkinkan untuk pengembangan kepariwisataan.

                 Jalan Desa dan antar desa/kecamatan, memiliki 2 kategori, yaitu baik dan rusak. Kondisi jalan di wilayah kecamatan Nangaroro pada umumnya dalam keadaan rusak. Walaupun partisipasi masyarakat secara swadaya untuk memperbaiki kondisi ininamun tidak menjamin kelancaran transportasi, sehingga distribusi barang dan jasa tidak berjalan baik. Selanjutnya prasarana air bersih, terdapat 1 Unit PDAM IKK Nangaroro, sedangkan desa-desa lainnya memperoleh air bersih dari program atau proyek masuk desa. Namun kenyataan ini tidak bisa dielakan dimana dengan kondisi musim kemarau ini sehingga debit dari sumber mata air sangat rendah yang tidak bisa mencukupi kebutuhan air minum di wilayah Kecamatan Nangaroro. Berkaitan dengan prasarana di bidang penerangan, baru 14 desa dan kelurahan Nangaroro yang telah mendapat layanan listrik PLN, sedangkan desa-desa lain menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Untuk jaringan Telekomunikasi, telah tersedia Pemancar/Tower Telkomsel, yaitu di Kelurahan Nangaroro dan Desa Bidoa. Dalam kaitan dengan prasarana peribadatan, terdapat 3 buah Paroki, yaitu Paroki St Martinus Nangaroro, Kristus Raja Riti, dan St. Petrus Ndora. Kapela sebanyak 14 buah. Sedangkan Mesjid/Mushola sebanyak 8 buah, dan Gereja Protestan 1 buah.


  1. PROGRAM KERJA

Uraian Rencana/Program Kegiatan masing-masing Kecamatan yang akan dilaksanakan selama Tahun 2017 dengan tetap mengacu kepada Visi, Misi

  1. A.Visi dan Misi
    1. Visi

Visi adalah pandangan jauh ke depan, ke mana dan bagaimana Instansi Pemerintah akan dibawa dan berkaraya agar tetap konsisten dan dapat eksis, antisipatif serta produktif. Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan berisikan cita–cita dan citra yang akan diwujudkan oleh Instansi Pemerintah. Visi Kecamatan Nangaroro dirumuskan dengan memperhatikan visi Kepala Daerah yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) Kabupaten Nagekeo Tahun 2014-2018 yaitu :

“TERWUJUDNYA MASYARAKAT NAGEKEO YANG UTUH, SEJAHTERA, CERDAS DAN SEHAT BERLANDASKAN IMAN DAN BUDAYA”

Pada Visi Kepala Daerah di atas, Visi Kecamatan Nangaroro ditetapkan sebagai berikut :

     “Terwujudnya Masyarakat Nangaroro Yang Utuh, Sejahtera, Cerdas dan Sehat Berbudaya Berbasiskan Keunggulan Dan Kemandirian”

           Masyarakat Nangaroro yang Utuh adalah gambaran suatu kondisi hidup bermasyarakat yang harmonis dan damai dalam semangat Persatuan, Kesatuan dan Solidaritas yang tinggi. Suatu kondisi masyarakat yang tidak tercerai berai, bebas konflik dan memiliki kesatuan pandangan dalam bingkai Nagekeo.Masyarakat Nangaroro yang Sejahtera berarti masyarakat Nangaroro harus mampu dengan dengan kekuatan sendiri dapat memenuhi kebutuhan mereka baik secara kualitas, kuantitas maupun intensitas yang memadai.Berlandaskan Iman dan Budaya memiliki makna bahwa segala gerak langkah masyarakat dalam pembangunan berlandaskan pada nilai luhur ajaran agama dan nilai luhur budaya yang menjadi karakter serta mengakar dalam diri setiap masyaraka kususnya masyarakat kecamatan nangaroro memiliki keunggulan dalam melestarikan budaya lokal yang tedapat 4 (Empat) klaster budaya yang berbeda sesuai dengan ciri dan tipologinya.

     Masyarakat Nangaroro yang Mandiri yaitu yang mampu membangun rasa kebersamaannya dalam mendirikan koperasi simpan pinjam lainya di wilayanya masing-masing dalam meningkatkan ekonomi keluarganya.

 

  1. Misi

Misi Kecamatan Nangaroro dirumuskan sebagai berikut :

v  Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan.

v  Menyelenggarakan Pembinaan dan Fasilitasi Pemerintah Desa dan Kelurahan

v  Peningkatan Kesehatan Masyarakat.

v  Peningkatan ketertiban dan keamanan

  1. B. Strategi dan Arah Kebijakan Dearah
    1. Strategi Pembangunan Daerah

       Strategi adalah langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Kebijakan adalah arah/tindakan yang diambil oleh pemerintah daerah untuk mencapai tujuan. Secara lengkap strategi dan Kebijakan Kantor Camat Nangaroro Kabupaten Nagekeo dapat diuraikan melalui matriks hubungan keterkaitan antara misi, tujuan,strategi dan kebijakan sebagai berikut:

NO TUJUAN SASARAN STRATEGI KEBIJAKAN
(1) (2) (3) (4) (5)

MISI 1 Meningkatkan Kualitas Sumber Daya manusia

1.1

Meningkatkan pelayanan administrasi perkantoran

Meningkatnya jenis pelayanan administrasi perkantoran kepada masyarakat Peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Meningkatkan sumberdaya yang dimiliki untuk dimanfaatkan dalam melaksanakan/mendukung pelayanan.

Meningkatnya Jumlah sarana dan prasarana penunjang kedinasan

Menyelenggarakan penyediaan sarana dan prasarana

Meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang kedinasan
Meningkatnya Kualitas Perencanaan dan Pelaporan Menyelenggaraan Sistem Pemerintahan Yang Transparan dan Akuntabel Mengoptimalkan Fungsi Koordinasi di setiap seksi .
MISI 2. Menyelenggarakan Pembinaan dan Fasilitasi Pemerintah Desa
2.1 Meningkatkan Tata Kelolah Pemerintahan Yang Baik Terselenggaranya koordinasi pemerintah desa dan meningkatnya kualitas kinerja pemerintah desa

Meningkatkan kinerja pelaksanaan kegiatan Pemerintahan Desa/Kelurahan

Mengoptimalkan fungsi koordinasi dan Fasilitasi Pemerintah Kecamatan

         Strategi yang di gunakan oleh Kacamatan Nangaroro :

v  Peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat

v  Mengembangkan penyelenggaraan sistem pemerintah yang efektif dan efisisien.

v  Meningkatkan peran sebagai fungsi manajemen dalam bidang perencanaan dan bertanggungjawab atas hasilnya sebagai bagian dari manajemenpembangunan

v  Meningkatkan efektivitas koordinasi dan kejasama dalam pelayanan publik

v  Meningkatkan sinergi perencanaan pembangunan melalui pendekatan                           top down–bottom up planining dan kualitas perencanaan dengan stakeholde

  1. Arah Kebijakan Pembangunan Daerah

       Kebijakan adalah satu arah tindakan yang diambil oleh Pemerintah dalam suatu lingkungan tertentu dan digunakan untuk mencapai suatu tujuan, atau merealisasikan suatu sasaran atau maksud tertentu. Oleh karena itu, kebijakan pada dasarnya merupakan ketentuan-ketentuan untuk dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk dalam pengembangan ataupun pelakasanaan program/kegiatan guna tercapai kelancaran dan keterpaduan dalam perwujudan sasaran, tujuan serta visi dan misi Satuan Kerja Perangkat Daerah.

       Kebijakan yang digunakan oleh Kecmatan Nangaroro adalah :

v  Meningkatkan sumber daya yang dimiliki, untuk dimanfaatkan dalam melaksanakan/mendukung pelayanan

v  Meningkatkan mutu pelayanan lembaga institusi pemerintah

v  Melakukan sinkronisasi dan intergrasi perencanaan pembangunan lintas sektor yang dilaksanakan dari tingkat bawah

v  Mendorong terciptanya kondisi bagi peningkatan layanan publik

v  Melakukan musyawarah perencanaan pembangunan Desa/Kelurahan dengan melibatkan stakeholder (UPT terkait), tokoh agama,LSM, swasta dan komponen masyarakat.

  1. C. Prioritas Pembangunan Dearah

Penyebaran proyek dari Kabupaten di Wilayah Kecamatan Nangaroro dan realisasi

     pelaksanaannya.

No Uraian Sumber Dana Pagu dana Desa /Kel  
 
1 Pembangunan Tembok Penahan Tanah Sekolah SMPN 2 Nangaroro SATAP DAU 130.940.000 Podenura  
2 Pembangunan Ruang Laboratorium Komputer SMPN 1 Nangaroro DAK 279.500.000 Nangaroro  
3 Pemb. Gedung Perpustakaan SDK Riti DAK 176.000.000 Riti  
4 Rehabilitasi Sedang/Berat Ruang Kelas Sekolah SDN Aegela (3 Ruang) DAK 294.500.000 Bidoa  
5 Gedung Rawat Jalan Puskesmas Utetoto DAU 1.400.000.000 Utetoto  
6 Gedung VK/KIA Puskesmas Utetoto DAU 1.400.000.000 Utetoto  
7 Gedung Farmasi Puskesmas Utetoto DAU 550.000.000 Utetoto  
8 Pemb. Dapur Perpustakaan Utetoto DAU 600.000.000 Utetoto  
9 Lanjutan Pembangunan Poskesdes Kotakeo I DAU 130.000.000 Kotakeo I  
10 Lanjutan Pembangunan Poskesdes Kotakeo II DAU 130.000.000

Kotakeo I

 
11 Lanjutan Pembangunan Poskesdes Ulupulu I DAU 125.000.000 Ulupulu I  
12 Lanjutan Pembangunan Poskesdes Wokowoe DAU 130.000.000 Nangaroro  
13 Lanjutan Pembangunan Rumah Tunggu Puskesmas Nangaroro DAU 100.000.000 Utetoto  
14 Puskesmas Nangaroro DAK 550.000.000 Nangaroro  
15 Puskesmas Nangaroro DAU 100.000.000 Nangaroro  
16 Pemb. Jalan Tani Kopodako-Wodomia DAU 200.000.000 Odaute  
17 Pemb. Jalan Tani Gogi-Atelako DAU 200.000.000 Kotakeo II  
18 Rehabilitasi Pasar Nangaroro DAK 942.9820.000 Nangaroro  
19 Penggalian Parit Jebakan DAU 60.000.000 Nataute  
20 Peningkatan Riti - Podenura DAU 200.000.000 Riti  
21 Peningkatan Lena - Sorowea DAK 150.000.000 Pagomogo  
22 Peningkatan D. I Lowotuu DAU 400.000.000 Woewutu  
23 Pemb. Dam Parit Kotabaru - Nataute DAU 125.000.000 Nataute  
24 Lanjutan Pembukaan Jalan Ewulea-Kolileke Desa Kotakeo DAU 170.000.000 Kotakeo  
25 Pemb. Rabat Beton Kekanggoe Puuluto Desa Riti DAU 75.000.000 Tonggo  
26 Pemb. Rabat Beton Riti-Tonggo Desa Tonggo DAU 75.000.000 Kotakeo  
27 Wodomoda menuju Pekuburan Wodomoda DAU 100.000.000

Nangaroro

 
28 Pembangunan Rabat beton Kampung Aekana Kel. Nangaroro DAU 100.000.000 Nangaroro  
29 Pembangunan Drainase Kampung Puuperi Kel. Nangaroro DAU 100.000.000 Nangaroro  
30 Pembangunan Rabat menuju Pekuburan Konge Kel. Nangaroro DAU 100.000.000 Nangaroro  
31 Lanjutan Pembukaan Jalan baru Tongaembo-Maunua Desa Tonggo DAU 100.000.000 Tonggo  
32 Peningkatan Jalan Kotakeo-Degalea-Woewutu DAU 400.000.000 Kotakeo  
33 Lanjutan Pembukaan jalan Gezu-Translok DAU 200.000.000 Kotakeo I  
34 Peningkatan jalan Sorowea - Garo DAU 180.000.000 Woedoa  
35 Pembukaan Jalan Pagomogo-Tambang Pasir DAK 2.000.000.000 Pagomogo  
36 Drainase di Lokasi Tugu Selamat Datang di Nangamboa Kec. Nangaroro DAK

52.036.000

Nataute

 
37 Paroki St. Martinus DAK 100.000.000 Nangaroro  
38 Kapela Stasi Dombu Paroki St. Martinus DAU 25.000.000 Nangaroro  
39 Masjid Ha’ya Alal Falah Maubare DAK 35.000.000 Nangaroro  
40 Kapela Utetoto DAU 50.000.000 Utetoto  
41 Pembangunan Rumah Pastoran Kotakeo DAU 50.000.000 Kotakeo  
42 Rehab Gereja Riti DAU 80.000.000 Riti  
43 Stasi Ulupulu (Pemb.Kapela kadha) DAU 15.000.000 Kotakeo  
44 Stasi Sorowea (Lanjutan Pemb.angunan Kapela Sorowea) DAU 20.000.000 Woedoa  
45 Kelompok Ngusa Kema Wolokao Desa Degalea DAK 80.000.000 Degalea  
46 Stasi St. Anna kotakeo Desa Kotakeo DAK 10.000.000 Kotakeo  
47 OMK Stasi Wolofeo Desa Degalea DAK 15.000.000 Degalea  
48 Komite SMPK St. Petrus Kotakeo Desa Kotakeo DAK 15.000.000 Kotakeo  
49 Stasi Maria Diangkat ke Surga Koekobho Desa Utetoto DAK 15.000.000 Utetoto  
50 OMK Stasi Kotakeo DAK 15.000.000 Kotakeo  
51 Kapela Kekareki DAK 30.000.000 Odaute  
52 Susteran Nangaroro (Pengadaan Generator dan Laptop) DAK 30.000.000 Nangaroro  
53 Masjid Tonggo DAK 30.000.000 Tonggo  



 


 


 


Copyright by Kominfo Nagekeo Pemkab Nagekeo