You are here: Home

Bupati Nagekeo Serahkan SPPT dan DKHP Kepada Para Camat

BUPATI NAGEKEO BUKA RAPAT PENYERAHAN SPPT  DAN  DKHP

 


Bupati Nagekeo serahkan SPPT kepada Camat Boawae

Mbay, 7 Juni 2014

       Pemerintah Kabupaten Nagekeo, Senin, 7 Juli 2014 bertempat di Aula Sekretariat Daerah, menyelenggarakan rapat penyerahan SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Terutang)   dan DHKP (Daftar Himpunan Ketetapan Pajak) kepada para camat dan kepala desa/lurah se-Kabupaten Nagekeo. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Nagekeo Elias Djo serta dihadiri para Pimpinan SKPD, para camat dan kepala desa/lurah serta para juru pungut desa/kelurahan.

 

          Bupati Nagekeo dalam sambutannya saat membuka rapat tersebut menyampaikan bahwa pajak merupakan iuran wajib dari rakyat kepada negara atau daerah sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Salah satu sumber pendapatan daerah adalah dari hasil pajak bumi dan bangunan yang digunakan untuk membiayai pembangunan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, fasilitas air minum, sekolah, rumah sakit, dan lain-lain. Jadi membayar pajak  berarti ikut terlibat dalam berbagai pembangunan di daerah. “Saya harapkan kepada semua wajib pajak untuk taat membayar pajak, terutama kepada para aparatur pemerintah. Kita harus menjadi panutan bagi masyarakat. Jika aparatur taat, masyarakat akan lebih mudah diarahkan untuk taat pajak.” demikian harapan Bupati Nagekeo. Elias Djo secara khusus berpesan kepada para kepala desa dan lurah serta para juru pungut desa/kelurahan agar mengintensifkan pemungutan pajak di masing-masing wilayah agar dapat mencapai target PBB-P2 Tahun Anggaran 2014 sebesar Rp 799.217.808.

 

               
                            Kabid Pendapataan, Nikolaus E.D. Mude                                                                                                  Peserta Rapat SPPT

 

            Sementara itu, Kepala Bidang Pendapatan pada Dinas PPKAD Nikolaus E.D. Mude menyampaikan bahwa target yang ditetapkan untuk bajak bumi dan bangunan tahun anggaran 2014 adalah Rp 799.217.808 dengan jumlah objek pajak sebanyak 52.257, dengan luas tanah 179.030.667 m² dan luas bangunan 72.102m². Pokok ketetapan pajak di Kabupaten Nagekeo tersebar di tujuh kecamatan, yang terbesar adalah di  Kecamatan Aesesa yaitu sebesar Rp 371.968.757 dengan objek pajak 11.743,- dan yang terkecil di Kecamatan Aesesa Selatan yaitu sebesar Rp 12.002.911 dengan objek pajak 1.186. Untuk daftar tunggakan sejak 2008-2013, tertinggi di Kecamatan Aesesa yakni Rp 618.905.492,- dan yang terendah di Kecamatan Aesesa Selatan sebesar Rp 212,862, sedangkan Kecamatan Keo Tengah dan Wolowae tidak memiliki tunggakan.

 

        DATA OBJEK PAJAK KABUPATEN NAGEKEO PER KECAMATAN

No

Kecamatan

Objek Pajak

Pokok Ketetapan

1.

Aesesa

11.743

Rp 371.968.757

2.

Boawae

13.585

Rp 223.625.93

3.

Mauponggo

11.070

Rp 81.491.407

4.

Nangaaroro

7.004

Rp 58.368.611

5.

Keo Tengah

5.834

Rp 37.867.428

6.

Wolowae

1.831

Rp 13.892.671

7.

Aesesa Selatan

1.186

Rp 12.002.911

 

Berita Bagian Administrasi Setda Nagekeo

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Read 2271 times