You are here: Home

Kabupaten Nagekeo Selenggarakan Workshop Koperasi

KABUPATEN NAGEKEO SELENGGARAKAN WORKSHOP KOPERASI

 

Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nagekeo, Selasa, 22 Juli 2014, menyelenggarakan Workshop Koperasi dengan tema ”Koperasi dan UMKM sebagai Fondasi Ekonomi Rakyat Menuju Masyarakat Ekonomi Asean 2015” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Koperasi ke-67 Tingkat Kabupaten Nagekeo. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Nagekeo Elias Djo; Wakil Bupati Nagekeo Paulinus Y. Nuwa Veto; Para Pimpinan SKPD; Para Praktisi Koperasi; Para Camat, Kepala Desa/ Lurah se-Kabupaten Nagekeo; Pimpinan BUMN/BUMD; Gerakan Koperasi; Para Pelaku Program PNPM serta undangan lainnya.

 

Kadis Koperindag, Lowa MarselinusKepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nagekeo Drs. Lowa Marselinus menyampaikan bahwa Workshop Koperasi dilaksanakan di Kabupaten Nagekeo untuk meningkatkan peran, fungsi dan manajemen koperasi sebagai persiapan dalam menghadapi era perdagangan bebas ASEAN (Free Trade Agreement). Workshop tersebut menghadirkan narasumber Staf Ahli dari Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia Dr. Ir. Pariaman Sinaga dan Wakil Presiden Asosiasi Kredit Union Marianus Woga. “Workshop ini dilaksanakan untuk menyadarkan koperasi dan masyarakat pada umumnya tentang kehidupan perkoperasian dan UMKM, juga untuk membangun kemitraan antara pelaku-pelaku usaha. Setelah mengikuti workshop ini, kita harapkan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dapat memiliki daya saing yang tinggi untuk berkompetisi dalam pasar bebas ASEAN”, demikian menurut Lowa Marselinus.

 

Bupati Nagekeo Elias Djo, dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa perkembangan koperasi dan UMKM di Kabupaten Nagekeo sudah cukup baik. Peningkatan jumlah anggota, peningkatan asset, maupun omzet dari koperasi dan UMKM mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Kesadaran masyarakat untuk berkoperasi juga semakin tinggi.” Untuk itu, menurut hemat saya yang paling perlu kita benahi saat ini adalah dari aspek manajerialnya dengan fokus utama pada SDM pengelola. Karena dengan sistem manajemen yang baik, saya yakin kita mampu bersaing dalam tingkat yang lebih luas. Karena pada dasarnya, prinsip manajemen itu bersifat universal, dapat berlaku di mana saja dan kapan saja, baik dalam skala kecil maupun besar. Setiap usaha apabila dikelola dengan manajemen yang baik, mulai dari perencanaan sampai pada pengawasan, usaha itu pasti akan maju dan berkembang dengan baik,” demikian penjelasan Bupati Nagekeo.

 

Sementara itu, Staf Ahli dari Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia Dr. Ir. Pariaman Sinaga menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Nagekeo tidak perlu takut bersaing dalam pasar bebas, baik pada skala Asean maupun pada skala yang lebih besar. ”Apabila usaha masyarakat sudah dilandasi dengan prinsip usaha modern dengan sistem manajerial yang baik serta didukung oleh tenaga (Sumber Daya Manusia) yang kompeten, usaha-usaha tersebut tentunya dapat survive dan semakin maju,” jelas beliau.


Dr.Ir.Pariaman Sinaga

 

Perkembangan koperasi di Kabupaten Nagekeo cukup signifikan. Sampai keadaan tahun 2014, terdapat 52 koperasi berbadan hukum dengan jumlah anggota 41.597 orang, jumlah pekerja 484 orang, modal sendiri Rp 110.551.561.000, modal luar Rp 73.934.166.000, jumlah omset Rp 163.589.169.00 dan total asset Rp 184.485.727.000,-

Berita Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda Nagekeo

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Read 1495 times