You are here: Home

RAT Kopdit Kenisa Mauponggo

AKm,Mbay,16 Maret 2015

Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-28 Koperasi Kredit Kenisa Mauponggo Tahun Buku 2014 dilaksanakan di Kantor Pusat Kopdit Kenisa Mauponggo, Minggu, 15 Maret 2015. RAT tersebut dibuka oleh Bupati Nagekeo yang diwakili oleh Asisten II Setda Nagekeo, Bernard Fansiena. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Penasihat Puskopdit Flores Mandiri Petrus Lengi, Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo Marianus Waja, Ketua Dewan Koperasi Daerah Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Nagekeo Yeremias Misi, Ketua Kopdit Kenisa Andreas Aja, Manager Kopdit Kenisa Ahmad Lamo, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nagekeo Suitbertus Aja serta segenap pengurus, penasihat, tim manajemen dan anggota Kopdit Kenisa.

 

Bupati Nagekeo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten II Setda Nagekeo, Bernard Fansiena menyampaikan bahwa penyelenggaraan RAT merupakan perwujudan kekuasaan tertinggi dari sebuah koperasi. Dalam RAT, para pengurus mempertanggungjawabkan kepada anggota tentang kinerja koperasi dalam satu tahun buku. Semuanya bersifat transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi, sehingga anggota dapat mengetahui secara pasti aliran dana koperasi, dalam bentuk apapun susuai dengan aturan koperasi yang bersangkutan. “Saya sempat mempelajari data-data yang dicantumkan dalam buku RAT Tahun Buku 2014. Jumlah anggota 5.646 orang, dengan petani sebagai jumlah terbanyak mencapai 76,5 persen. Terjadi peningkatan asset yang cukup signifikan dari Tahun Buku 2013 sebesar Rp 29 miliar lebih menjadi Rp 34 miliar lebih pada Tahun Buku 2014. Data-data ini menyadarkan kita semua, bahwa petani yang merupakan mayoritas penduduk kita, ternyata memiliki kesadaran berkoperasi yang tinggi. Selain itu, dengan managemen yang transparan dan akuntabel, perkembangan usaha koperasi akan terus bertumbuh sejalan dengan peningkatan jumlah anggota,” demikian menurut Bupati Nagekeo.

 

Sementara itu Ketua Kopdit Kenisa Andreas Aja menyampaikan bahwa selain pertumbuhan asset dan anggota, dividen naik 28% dari Rp 1.254.346.100 menjadi Rp 1.611.700.000 pada tahun 2014, pinjaman yang dilepas naik dari Rp 14.415.060.000 atau 2% menjadi Rp 14.678.910.000 dan pertumbuhan modal lembaga naik 23% yaitu dari Rp 1.667.868.332 menjadi Rp 2.061.186.650. Dampak dari pertumbuhan asset dan pertambahan anggota, Kopdit Kenisa menduduki posisi 5 besar dari 45 kopdit di bawah Puskopdit Flores Mandiri.

 

Marianus Waja, Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo dalam sambutannnya mewakili pemimpin DPRD Nagekeo menyampaikan bahwa secara factual kenaikan atau berkembangnya asset Kopdit Kenisa harus mendongkrak peningkatan ekonomi anggota agar semakin berkembang.

 

Berita Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda Nagekeo

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Read 1505 times