You are here: HomeBerita Lainnya

Berita Lainnya (11)

       Dalam rangka pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga sepak bola di Kabupaten Nagekeo, Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo menggelar Turnamen Sepak Bola Bupati Nagekeo Cup Tahun 2016 di Lapangan Berdikari Danga, sejak sabtu 12 November hingga minggu, 18 Desember 2016. Kegiatan ini diselenggarakan atas inisiatif Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) Kabupaten Nagekeo bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nagekeo. Turnamen ini merupakan Turnamen Bupati Cup II, yang ditangani langsung oleh Panitia Turnamen Bupati Cup yang merupakan generasi muda berbakat dan kreatif seradius kota Mbay. Penyelenggaraannya dibuka langsung oleh Bupati Nagekeo Elias Djo, yang diikuti oleh 24 klub, 23 klub dari klub-klub se-Kabupaten Nagekeo dan 1 klub dari Kabupaten Ngada, dengan komposisi pemain yang berasal dari berbagai Daerah di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan mantan Timnas Indonesia. Perwakilan Panitia Turnamen Bupati Cup 2016, Bidaron Bhoko dalam laporan panitia mengatakan, tema yang diusung dalam kegiatan turnamen Bupati Cup tahun 2016 ini adalah “Ayo tingkatkan semangat kebersamaan, persaudaraan dan kekeluargaan melalui kegiatan olahraga sepak bola yang sportif dan edukatif”. Bhidaron Bhoko menyampaikan, turnamen ini akan memperebutkan trofi dan uang pembinaan dengan total hadiah sebesar Rp 112.000.000.

      Dalam sambutannya, Bupati Nagekeo Elias Djo menyampaikan, olahraga sepak bola menjadi kesempatan emas bagi kita untuk melahirkan pemain-pemain potensial berbakat dan berdaya saing, baik di tingkat lokal maupun di tingkat Nasional, sebab untuk menghasilkan pemain sepak bola yang potensial perlu diadakan peningkatan prestasi sepak bola, karena sepak bola tidak dapat bertumbuh dan berkembang secara instan, tetapi harus melalui proses kerja keras secara berjenjang dan berkesinambungan yang dimulai dari lingkungan terkecil hingga pada lingkungan masyarakat yang lebih luas. Beliau menambahkan bahwa, perlu ada peran serta semua pihak, baik itu dari dalam keluarga, masyarakat dan pemerintah untuk mendukung secara proaktif olahraga sepak bola, maka turnamen yang diselenggarakan ini menjadi salah satu rangsangan terbaik bagi kawula muda untuk menyalurkan bakat, menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak mulia, serta menjadi wadah sosialisasi masyarakat yang bertujuan untuk menghibur masyarakat dan menjalin relasi persaudaraan dari berbagai suku, budaya, ras, agama dan golongan. Pada prinsipnya secara institusional pemerintah sebagai pengelola, penyelenggara, fasilitator dan pemberdaya masyarakat, tetap memberikan perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan semua olahraga, termasuk sepak bola yang dimulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, bahkan sampai pada tingkat Provinsi, “katanya. Sebagai Pimpinan Daerah, sekaligus Ketua KONI Kabupaten Nagekeo, Saya berkomitmen bahwa, olahraga sepak bola tetap menjadi program prioritas dan kegiatan rutin tahunan di Kabupaten Nagekeo, dalam rangka mempersiapkan para pemain Sepak Bola Nagekeo untuk dipersiapkan menghadapi turnamen-turnamen besar, seperti: Eltari Memorial Cup dan Piala Gubernur NTT, “ungkapnya.

      Ketua Umum Askab PSSI Kabupaten Nagekeo Kristianus Dua Wea mengatakan, turnamen sepak bola Bupati Cup Tahun 2016 yang digelar ini, sebagai salah satu iven yang sangat penting dan strategis bagi dunia persepakbolaan Nagekeo tercinta. Kegiatan ini tidak hanya dijadikan salah satu indikator berjalannya program kerja Askab PSSI Kabupaten Nagekeo Periode 2016 – 2020, tetapi menjadi sarana konsolidasi organisasi dan manajemen pembinaan prestasi, sehingga turnamen ini menjadi salah satu langkah awal untuk mempersiapkan diri menuju turnamen Eltari Cup 2017, yang akan diselenggarakan di Kabupaten Ende.

 

 

Mbay, AKm, 19 Desember 2016

By ADJ Administrator Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda Nagekeo

Email :  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

JEWAWUT (WE’TE) TANAMAN PANGAN YANG TERABAIKAN

Written by Friday, 28 October 2016 09:33

Jewawut merupakan sejenis tanaman serealia yang sudah cukup luas dibudidayakan di berbagai negara, namun di Indonesia penanaman jewawut masih belum banyak dilakukan. Di negara-negara maju jewawut telah banyak dimanfaatkan sebagai sumber bahan makanan. Salah satu pemanfaatannya adalah sebagai bahan baku untuk pembuatan bahan makanan lain, contohnya adalah minuman energi dan kesehatan karena jewawut mengandung sumber vitamin B dan beta karoten. 

 

Di Kabupaten Nagekeo tanaman ini masih dibudidayakan sampai dengan saat ini. Berkaitan dengan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang ke- 36 , Wakil Bupati Nagekeo menyempatkan diri untuk melihat tanaman jewawut   (dalam bahasa Nagekeo disebut  We’te) yang ditanam di Desa Rigi, Kec. Boawae. Beliau memberikan apresiasi kepada masyarakat yang masih membudidayakan tanaman ini walaupun tidak banyak orang yang menanam tapi masih ada yang mau menanam tanaman jenis langka ini.

Wakil bupati juga menambahkan, mayarakat harus terus melestarikan tanaman ini karena banyak manfaat dan juga vitamin yang terkandung dalam tanaman ini.Beliau menjelaskan selain memiliki manfaat positif bagi kesehatan, jewawut dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pangan substitusi beras sehingga dapat memenuhi kebutuhan kalori harian. Hal ini ditunjukkan dengan kandungan karbohidratnya sebesar 75% yang mendekati kandungan karbohidrat pada beras yaitu sebesar 79%. Keunggulan lainnya dari tanaman jewawut adalah kandungan proteinnya sebanyak 11%, yang lebih tinggi dibandingkan kandungan protein beras yang hanya mencapai 7%.

 

Berbagai keunggulan dari jewawut tersebut dapat menjadi dasar untuk membantu terlaksananya program diversifikasi pangan yang selanjutnya dapat mendorong terwujudnya peningkatan ketahanan pangan masyarakat Indonesia.

(Jane Wa'u - Kominfo)

MERIAHNYA KARNAVAL NAGEKEO

Written by Monday, 26 September 2016 11:26

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemardekaan Republik Indonesia yang ke-71,Pemerintah Kabupaten Nagekeo menyelenggarakan Pawai Karnaval di radius Kota Mbay, Kecamatan Aesesa, Kamis, 18 Agustus 2016. Peserta Pawai Karnaval berasal dari instansi pemerintah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, LSM/NGO, sekolah-sekolah dan masyarakat umum.

Para Peserta pawai karnaval berkumpul di Lapangan Penginanga sebagai lokasi star awal Pawai Karnaval, untuk kemudian dilepaskan oleh Asisten Perekeonomian dan Pembangunan, Drs. Bernard Dinus Fansiena, MT menuju Lapangan Berdikari Danga. Dalam sambutan pelepasan peserta karnaval, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs. Bernard Dinus Fansiena, MT menyampaikan bahwa Pawai Karnaval adalah sebuah acara yang identik dengan kemeriahan, kegembiraan, yang selalu diwarnai dengan hal-hal yang menarik, lucu, aneh-aneh, bikin heboh serta diikuti oleh ribuan orang yang pada intinya dapat menghibur siapa saja yang menyaksikannya. Penyelenggaraan Pawai Karnaval juga dipertontonkan dan diperlihatkan keanekaragaman budaya negeri ini dari Sabang sampai Merauke namun di daerah kita masih sebatas Flobamora dan beberapa daerah lain di Indonesia sesuai dengan keragaman etnis penduduk Nagekeo. Dengan demikian, Melalui karnaval ini, kita semakin menyadari bahwa kemajemukan dalam negara dan daerah kita ternyata menjadi modal utama untuk membuat negeri ini menjadi indah dalam khasanah budaya bangsa,” demikian menurut Drs. Bernard Dinus Fansiena, MT.

Pawai karnaval tersebut berlangsung sangat meriah. Ribuan orang berpartisipasi di dalamnya, baik sebagai peserta maupun penonton. Rute Karnaval mengambil jalur Penginanga-Civic Center-Kolibali-Danga-Lapangan Berdikari dengan jarak kurang lebih 3 kilometer. Para peserta karnaval kemudian diterima oleh Wakil Bupati Nagekeo, Paulinus Y. Nuwa Veto,turut hadir Pimpinan DPRD Kabupaten Nagekeo Kristianus Dua Wea dan Florianus Papu, Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nagekeo, serta para Pimpinan SKPD di Lapangan Berdikari Danga.

Mbay, AKm, 18 Agustus 2016

By ADJ Administrator Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda Nagekeo

Email :  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

PUTRA NAGEKEO JUARA MENPORA CUP

Written by Monday, 26 September 2016 11:05

 

Tim Sepak Bola Putra, asal Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo berhasil menoreh kesuksesan dengan menjuarai liga sepak bola pelajar U-16 Piala Menpora Region V yang meliputi: Kabupaten Ende, Ngada dan Nagekeo Provinsi NTT, yang diselenggarakan di Kabupaten Ende beberapa waktu lalu.

Koordinator Region V NTT, Petrus Abanat dan Ketua Panitia Pelaksana Robby She menyampaiakan apresiasi yang tinggi kepada Pengurus Klub Mauponggo Putra, atas keberhasilan Timnya dalam menjuarai turnamen ini. Penghargaan yang sama diberikan kepada Bupati Nagekeo, Wakil Bupati Nagekeo dan DPRD Nagekeo, Pengurus PSSI Nagekeo dan masyarakat Kabupaten Nagekeo atas dukungan dalam menyukseskan kegiatan liga sepak Bola Pelajar tersebut.

Kejuaraan Putra Nagekeo itu ditandai dengan adanya penyerahan piala dan penghargaan kepada Bupati Nagekeo Elias Djo di sela pelaksanaan resepsi Tos Kenegaraan di Aula Setda Kantor Bupati Nagekeo, Rabu 17 Agustus 2016. Bupati Nagekeo, Elias Djo ketika menerima piala kejuaraan tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo sangat mendukung kegiatan tersebut, sekaligus berharap agar Tim Putra Mauponggo dapat berprestasi di seri Provinsi yang akan dilaksanakan pada tanggal 20-24 Agustus 2016 di Kupang. Pemerintah akan terus memberikan dukungan untuk pelaksanakan pertandingan di kupang, kiranya kegiatan ini dapat menjadi momentum dimulainya pembinaan sepak bola usia dini di Region V NTT, ujarnya.

 

Mbay, AKm, 17 Agustus 2016

By ADJ Administrator Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda Nagekeo

Email :  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Plan Internasional Indonesia, dalam hal ini Plan Program Unit Nagekeo merupakan salah satu LSM di Kabupaten Nagekeo yang telah memberikan perhatian penuh bagi kenutuhan masyarakat, secara khusus bagi anak-anak Nagekeo. Kehadiran Plan Nagekeo sangat membantu Pemerintah dalam menjangkau semua lini kebutuhan masyarakat Daerah ini, serta menjadi sebuah kontribusi positif dan sangat berarti bagi pembangunan Nagekeo. Sejak tanggal 18 April 2011 sampai saat ini, Plan telah menitikberatkan perhatian pada masalah pemberdayaan Anak, Keluarga dan Masyarakat pada tingkat Dusun dan Desa. Kurang lebih lima tahun sudah Plan Program Unit Nagekeo hadir, berkarya dan menjadi mitra Pemerintah dalam rangka memenuhi, melindungi dan mempromosikan hak-hak anak Nagekeo.

Sejak tahun 2016 ini, Plan Internasional Indonesia melakukan penggabungan (Merger) Program Unit Plan, yaitu Program Unit Sikka bergabung dengan Program Unit Nagekeo dan Plan Nagekeo menjadi pusat kegiatan untuk berbagai program Plan wilayah Flores yang disebut Area Flores, sehingga direncanakan kantor pusatnya berada di Nagekeo. Menurut Hery Setyawan, mewakili Plan Internasional Indonesia, Proses penggabungan ini bertujuan agar program pelayanan Plan bisa mencakupi wilayah yang lebih luas dengan pembagian berdasarkan wilayah kepulauan. Penggabungan Program Unit Sikka dan Nagekeo merupakan proses penggabungan yang kedua setelah Program Unit di wilayah Soe dan Kefamenanu yang disebut dengan Area Timor.

Bupati Nagekeo Elias Djo dalam sambutannya, ketika menggelar acara temu pisah pada Selasa 28 Juni 2016, yang bertempat di halaman Kantor Plan Program Unit Nagekeo, mengatakan Plan Internasional Program Unit Nagekeo merupakan lembaga independen yang memiliki peran yang besar melalui keterlibatnnya dalam proses pembangunan di Kabupaten ini dengan terus membangun dan mensponsori anak Nagekeo untuk tumbuh dan berkembang dengan baik, tanpa mengabaikan hak-hak anak yang merupakan prinsip utama dari lembaga ini. Beliau juga menghimbau agar bersama pemerintah melalui dinas-dinas terkait untuk terus berupaya menempatkan anak pada posisi yang seharusnya, yakni anak Nagekeo yang sehat dan cerdas. Saya memberikan apresiasi yang tinggi pada Plan Internasional Program Unit Nagekeo di bawah kepemimpinan Yahya Ado, yang telah mendedikasikan hidup bagi kepentingan terbaik masa depan anak nagekeo, sekaligus menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung kepada Plan Program Unit Sikka menjadi Program Area Manager (PAM) Plan Internasional Indonesia Program Area Flores, “ katanya.

Wakil Ketua DPRD Nagekeo, Kristianus Dua Wea mengatakan, Plan Nagekeo telah sukses menunjukkan eksistensinya kepada publik dengan terus menggeliat maju, hingga ke desa-desa demi membantu masyarakat dalam sebuah kekuatan kemanusiaan yang berfokus kepada perempuan dan anak. Plan sungguh memberikan diri dalam advokasi hak anak, pemberdayaan, air bersih dan sejumlah tugas kemanusiaan lainnya. Plan Internasional Area Flores yang berpusat di Nagekeo, diharapkan tetap memberikan kontribusi dalam perkembangan pembangunan di Kabupaten Nagekeo terutama dalam tugas sosial kemanusiaan, “demikian tegasnya. Acara temu pisah Pemimpin Plan Indonesia Unit Nagekeo, Yahya Ado dan Delapan Stafnya yang mengakhiri masa tugas mereka di LSM tersebut, sekaligus serah terima jabatan dari Yahya Ado kepada Pemimpin Plan Internasional Area Flores Eka Hadiayanto, serta pengalihan status dari Program Unit Nagekeo menjadi Plan Internasional Area Flores secara resmi defenitif saat itu.

 

Mbay, AKm 29 Juni 2016

By ADJ Administrator Bagian Administrasi Kemasyarakatan

Email :  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

SMPN 3 AESESA JUARA REMAJA UNGGULAN

Written by Tuesday, 14 June 2016 10:59

 

Keluarga Besar  SMP Negeri 3 Aesesa di Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo harus berbangga, karena meraih penghargaan sebagai juara pertama lomba pengelola Pusat Informasi dan Komdeling (PIK) Remaja Unggulan jalur pendidikan, berkenaan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional XXIII tingkat Kabupaten Nagekeo tahun 2016. Dalam memberikan apresiasi terhadap prestasi tersebut, Bupati Nagekeo Elias Djo dan Wakil Bupati Nagekeo Paulinus Y. Nuwa Veto menyerahkan sejumlah penghargaan terhadap lembaga pendidikan tersebut, yang diserahkan bertepatan dengan peringatan Bulan Bakti Gotong Royong (BBGRM) ke-13, Hari Kesatuan Gerak PKK ke-44, Hari Keluarga Nasional ke-23 dan Hari Kebangkitan Nasional ke-108 tingkat Kabupaten Nagekeo di Desa Raja, Kecamatan Boawae, 20 Mei 2016.

Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Aesesa, Anisius Pandi Dora menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan tersebut merupakan bentuk dukungan dan pengakuan Pemerintah melalui Badan KB-PP & PA Kabupaten Nagekeo terhadap prestasi sebagai sekolah yang berhasil mengelola PIK Remaja Unggulan sebagai wadah untuk menginformasikan kepada para remaja tentang kecakapan hidup, kesehatan dan reproduksi, keterampilan, serta pelayanan konseling. Pengelolaan PIK Remaja Unggulan di Sekolah akan membantu para remaja untuk mengalihkan perhatian kaum remaja dari berbagai kebiasaan buruk, seperti merokok, munuman beralkohol, tawuran pelajar, narkoba dan seks bebas. PIK Remaja Unggul menjadi media implementasi dalam mencapai tujuan pendidikan Nasional, yakni tercapainya siswa yang cerdas, terampil dan berbudi pekerti luhur.

Remaja Unggulan SMPN 3 Aesesa juga disertakan dalam lomba PIK Remaja Unggulan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sesuai hasil penetapan panitia penyelenggara PIK Remaja Unggulan tingkat Provinsi NTT pada akhir April 2016 yang lalu, SMPN 3 Aesesa ditetapkan sebagai nominasi 5 (lima) besar tingkat Provinsi NTT. Kita masih menanti informasi hasil kejuaraannya nanti di bulan Juli 2016 mendatang.

 

Mbay, AKm, 14 Juni 2016

By ADJ Administrator Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda Nagekeo

Email :   This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Emilianus Charlos Heymas terbukti mengharumkan nama kabupaten Nagekeo pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar pada O2SN tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, yang digelar pada 25 April sampai dengan 28 April 2016 sebagai juara dan memperoleh medali emas. Siswa kelas 5 Sekolah Dasar katolik Santo Yohanes Paulus II Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo ini sebagai pemain Bulu Tangkis Putra berprestasi yang akan siap berlaga pada Cabang Bulutangkis Putra pada kegiatan O2SN tingkat Nasional di Denpasar, bulan Juli 2016 Nanti.

Kepala Sekolah SDK Santo Yohanes Paulus II, H.K. Sri Supatinah, para Guru, para siswa dan para orang tua siswa, mengaku terharu dan puas, serta menyampaikan profisiat atas perjuangan dan prestasi Charlos. Kami bangga, karena sekolah kami baru berusia 11 tahun telah melahirkan sang juara. Kami telah menentukan pelatihnya yang tepat, Ibu Reli Ire, sehingga sekolah kami bisa memperoleh prestasi. Selain itu, diungkapkan pula bahwa Charlos merupakan salah satu siswa yang memiliki kemampuan dan karakter yang baik, mental juara, serta selalu sportif.

Bupati Nagekeo Elias Djo, saat sambutan memperingati Hari Pendidikan Nasional mengatakan, beliau mengapresiasikan sejumlah prestasi Anak Nagekeo, termasuk Charlos. Prestasi tersebut hendaknya menjadi motivasi bagi para guru, orang tua dan peserta didik lainnya untuk lebih giat mendampingi dan membenah diri. Sebagai bentuk apresiasi yang tinggi, Bupati Nagekeo Elias Djo menyerahkan hadiah berupa buku tabungan dengan total uang sebesar Rp 1 juta, karena berhasil mengharumkan nama Kabupaten Nagekeo.

Charlos sebagai Putra dari Bapak Wenslaus Geru mengatakan, dirinya akan terus berjuang dan giat berlatih untuk siap berlaga di O2SN tingkat Nasional nanti, dirinya mengaku siap akan memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama kabupaten Nagekeo di tingkat Nasional. Saya berharap seluruh masyarakat Nagekeo mendukung dan mendoakan saya saat bertanding nanti, “katanya.

 

Mbay, AKm, 13 Juni 2016

By ADJ Administrator Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda Nagekeo

Email :  This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

AKm, 3 Maret 2015 Bupati Nagekeo

Elias Djo, Selasa, 2 Maret 2015, mencanangkan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tingkat Kabupaten Nagekeo bertempat di Desa Maukeli Kecamatan Mauponggo. Pencanangan HMPI dan BMN ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Nagekeo. Turut hadir mendampingi Bupati Nagekeo Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo Marselinus Adjo Bupu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nagekeo Epidiana Nago,Camat Mauponggo Stefanus Tipa, Kapolsek Aesesa, Paulina Sese, para Pimpinan SKPD serta undangan lainnya.

AKm, Mbay, 26 Maret 2015

Kabupaten Nagekeo menyelenggarakan Sosialisasi Pereturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di Aula Lantai I Kantor Bupati Nagekeo, Kamis, 26 Maret 2015 serta diikuti oleh para Pimpinan SKPD selaku pengguna anggaran, kuasa pengguna anggaran (KPA), PNS bersertifikat ahli pengadaan barang dan jasa, para kontraktor maupun asosiasi kontraktor seperti Gapensi, Gapeksindo, Akaindo serta undangan lainnya. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Bajawa Raharjo Budi Kosnanto, Ketua Pengadilan Negeri Bajawa serta Kepala Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa dari Intens Learning Center Bogor, Leonardus J.E Nugroho.

 

Bupati Nagekeo Elias Djo saat membuka kegitan tersebut menyampaikan bahwa regulasi tentang pengadaan Barang dan Jasa mengalami perubahan dari waktu ke waktu. “Yang terakhir adalah Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015 yang lebih sederhana dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pengadaan yang benar. Sosialisasi ini menjadi penting karena terkait berbagai perubahan yang signifikan dan berpengaruh terhadap pengadaan barang dan jasa, yang mana penyerapannya harus sesuai regulasi agar terhindar dari korupsi,” jelas Bupati Nagekeo. Elias Djo juga menyampaikan harapannya agar kehadiran narasumber yang kompeten dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengadaan barang dan jasa, terutama dari aspek hukum.

 

Sementara itu, Panitia Penyelenggara Sosialisasi, Aurelius Nagi dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan sosialisasi bermaksud untuk menyamakan persepsi dalam melaksanakan program atau kegiatan yang berdampak pada pelayanan publik, dan untuk mengatur tata cara pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa, baik yang didanai dari sumber dana APBN maupun APBD. Selain itu Sosialisasi Perpres Nomor 4 Tahun 2015 tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan aparatur pemerintah tentang ketentuan dan tata cara pelaksanakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta memberikan pembekalan kepada Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pengadaan dan Panitia Penerima Hasil Pekerjaan untuk memiliki kompetensi di bidang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sesuai dengan tata nilai prinsip-prinsip pengadaan yakni efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif dan akuntabel serta menghindari multi tafsir dalam implementasi Peraturan Presiden Nomor 4 Tahun 2015.

Berita Bagian Administrasi Kemasyarakatan Setda Nagekeo

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

PAWAI KARNAVAL MERIAHKAN HUT RI KE-69 TINGKAT KABUPATEN NAGEKEO

 

Pemerintah Kabupaten Nagekeo menyelenggarakan pawai karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-69 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Peserta pawai berasal dari instansi pemerintah, instansi vertikal, BUMN/BUMD, LSM/NGO, sekolah-sekolah dan masyarakat umum.