21 Calon Pelatih ikuti Pelatihan Pelatih Sepak Bola Lisensi D Nasional Tingkat Kabupaten Nagekeo

Mbay, nagekeokab.go.id – Wakil Bupati Nagekeo Marianus  Waja, membuka dengan resmi kegiatan Pelatihan Pelatih Sepak Bola Lisensi D Nasional Tingkat Kabupaten Nagekeo Tahun 2021.

Kegiatan ini  berlangsung di Aula Hotel Sinar Kasih. Di mulai tepat Pukul 09.30 Wita. Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua Koni Kab.Nagekeo, Drs.Elias Djo. Ketua Askab Nagekeo, Kristianus Du’a Wea S.Fil, Instruktur Tingkat Nasional  Drs. Kibnu Harto Slamet,  Instruktur dari ASPROV NTT Drs.Lambertua Ara, Instruktur ASKAB PSSI Nagekeo, Edward Y.Togo, Kadis Pemuda dan Olahraga beserta jajaran dan peserta dari tujuh kecamatan.

Kegiatan diawali dengan Laporan panitia yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Stefanus Tipa. Dalam laporan panitia disebutkan: Pelatihan  bagi pelatih sepak bola lisensi D Nasional dilakukan untuk meningkatkan kualitas para pelatih di daerah.

Lisensi adalah hal penting yang harus dimiliki oleh seorang pelatih. Dengan adanya lisensi dapat meningkatkan kemampuan pelatih yang berdampak pada kualitas para pemain. Belum banyak pelatih yang berlisensi di daerah ini. Tercatat kita hanya 4 orang saja yang memiliki sertifikat. Pelatihan bagi pelatih sepak bola Lisensi D Nasional Tingkat Kabupaten Nagekeo dilakukan dengan bertujuan untuk:

1) Meningkatkan kualitas pelatih sepak bola yang berlisensi.

2) Membina dan neningkatkan sportifitas dan solidaritas dalam bidang olahraga khususnya sepak bola.

3).Meningkatkan prestasi di Bidang olahraga.

4).Menjaring atlit atlit berbakat yang menjadi kader olahragawan khususnya sepak bola di Kabupaten Nagekeo pada tingkat yang lebih tinggi.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 7 hari sejak tanggal 21 Maret 2021 s/d 28 Maret 2021 ( Teori di Hotel Sinar Kasih dan Praktek di  Lapangan Berdikari Danga).

Peserta kegiatan adalah utusan yang sudah di jaring oleh ASKAB PSSI Kab.Nagekeo yang terdiri dari utusan 7 Kecamatan sebanyak 21 Orang.

Kec.Aesesa    6 0rang.

Kec.Boawae.   5 orang

Kec.Aesesa Selatan   1 orang

kec.Mauponggo.   3 orang

Kec.Keo Tengah.   2 orang

Kec.Nangaroro     3 orang

Kec.Wolowae 1    orang

Setelah Laporan Panitia dilanjutkan dengan

 *Sambutan Ketua Koni Kabupaten Nagekeo, Drs.Elias Djo*

Di awal sambutannya,  Elias Djo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo. ” Sebagai Ketua Koni saya menyampaikan terima kasih kepada pemda Nagekeo melalui pak Wakil Bupati bahwa sejak Nagekeo terbentuk berbagai kegiatan olah raga termasuk sepak bola selalu dibantu atau ditalangi oleh pemda. Terima kasih juga kepada sekretaris ASPROV. Bagi saya pribadi ini yang pertama. Asprov bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nagekeo telah mendatangkan mas Ibnu dari Semarang yang meski Covid mau datang melatih calon calon pelatih sepak bola di Nagekeo. Berbicara olahraga sepak bola, saya tidak tahu main bola, tapi saya ikuti perkembangannya. SDM para pemuda, pencinta  sepak bola Nagekeo tidak terlalu jelek lah. Hal ini dibuktikan ketika di setiap turnamen Eltari Memorial Cup, babak babak awal tu  Negekeo ” lenting”  juga. Hanya saja semangat diawal awal. Masuk semi final itu sudah mulai loyo. Mas Ibnu, tolong berikan kepada teman teman ini, bagaimana  tekniknya sehingga bisa melatih anak anak lainnya.

Elias juga menyampaikan harapannya kepada para peserta yang adalah calon pelatih sepak bola Nagekeo, agar manfaatkan waktu pelatihan ini dengan baik.

“Manfaatkan moment ini dengan sebaik baiknya. Apabila ada hal yang tidak dimengerti agar ditanya,jangan gengsi, Jangan malu”.

Mengakhiri sambutannya, Elias Djo menyampaikan terima kasih kepada para instruktur yang sudah berkenan hadir meluangkan waktu untuk kegiatan ini.

” Terima kasih Mas Ibnu, sudah luangkan waktu ke Nagekeo” ujar Elias mengakhiri sambutannya.

Sambutan Asprov NTT, Drs. Lambertus Ara

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh ASKAB bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Nagekeo. Ada ungkapan pemain yang baik dihasilkan dari pelatih yang baik. Hari ini kita akan cetak 21 orang ikut  dengan lisensi D. Baru lisensi D. Kita tidak persoalkan lisensi apa. Tapi apakah anda punya club atau tidak ?? Ketika sudah punya club, dan dilatih tapi tidak ada turnamen, bagaimana?? Stadion belum punya, tapi kita punya lapangan- lapangan. Selenggarakan turnamen butuh anggaran. Oleh karena itu, mohon dukungan dan kerja samanya pemda melalui Dinas Pora, dan Askab Nagekeo agar diagendakan Bupati Cup setiap tahunnya. Sehingga masing masing club  punya ruang untuk berkompetisi di turnamen turnamen. Setiap tahun minimal satu untuk Persena Nagekeo ikut liga U-23. Tahun ini rencananya U-23 akan diselenggarakan di Lembata tanggal 5 Juni 2021 yang akan dibuka secara langsung oleh Gubernur NTT. Kita juga bersyukur NTT  berhasil lolos Ikut PON ke 20 nanti  pada bulan Oktober 2021 di Papua.”

Pada kesempatan tersebut, atas nama ASPROV NTT. Lambertus menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi, penghormatan yang tulus, kepada Bupati Nagekeo juga Wakil Bupati Nagekeo yang telah memprogramkan  seluruh kegiatan olahraga termasuk Sepak bola.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ketua Umum Koni Nagekeo, Ketua Askab Nagekeo, Panitia pelaksana.

Mengakhiri sambutannya, Lambertus berharap kepada para peserta yang adalah calon pelatih Sepak Bola agar ikuti pelatihan ini dengan baik. 21 orang ini, mengikuti kegiatan dengan baik, tidak boleh satu orangpun tinggalkan satu sesipun mulai hari ini sampai tanggal 28 Maret 2021. Karena itu peluang untuk tidak lulus. Kita tidak minta diluluskan. Yang lulus itu yang menentukan adalah anda sendiri. Mulai bangun jam berapa dan selesai jam berapa. Ikuti seluruh kegiatan. Disiplin adalah napasku, tidak disiplin berarti napas hampir putus.

Mengakhiri sambutannya ia katakan Ada 4 kunci sukes untuk para peserta:

  1. Berdoa tanpa jemu

2.Bersyukur tanpa henti

  1. Bersabar tanpa batas

4.Berusaha tanpa lelah.

Sambutan Wakil Bupati Nagekeo

Saya berikan sebuah analogi,

” saya bukan pecinta sepak bola tapi saya suka”.

Sepak bola bukan hanya olahraga rakyat tapi dia mengikutsertakan banyak orang. Kalau mengikutsertakan banyak orang berarti tidak setengah setengah. Jadi kalau kau main, main- main itu merugikan harapan kami.

” Pelatih berarti harus benar benar menujukan sikapnya bahwa punya hubungan batin dengan pemain.

Saya punya hubungan batin dengan masyarakat saya.

Karena Pemain saya harus menunjukan expresi kualitas permainan dari apa yang saya lakukan”.

Tidak sekedar menghabiskan anggaran.

Hari ini, 21 orang benar benar menunjukan bahwa: saya orang yang diharapkan oleh Nagekeo.

Yang ke depan ini, para pemain saya harus benar benar berkualitas”.

Kalau setiap kita harus punya club ya kita harus punya.

Masyarakat nanti yang menilai apa benar benar melatih atau tidak??

Saya harapkan semua kita yang sudah diminta oleh pak sekretaris untuk boleh selesaikan tahap demi tahap.

Bagaimana kau pertanggungjawabkan setelah tanggal 28 Maret 2021.

Buktikan bahwa saya bertugas dan diberi kepercayaan menyelesaikan tugas dengan baik.

Wakil Bupati juga berharap agar kedepan diadakan turnamen.

” Setelah ini Ketua Askab Nagekeo kita membuat turnamen.”

Kepada para peserta, Marianus berharap agar menjadi pelatih yang berkualitas.

” 7 hari disini saya harap bisa menjadi pelatih yang berkualitas.

Ketika kami menonton  kami merasa puas karena kualitas permainan yang bagus….!!! ujar Marianus menutup sambutannya, sekaligus membuka dengan resmi kegiatan tersebut.

Acara dilanjutkan  dengan penyematan ID Card secara sombolis kepada peserta oleh Wakil Bupati Nagekeo dan diakhiri dengan Snack bersama.

**

( Prot&Kompim)

Copyright © 2021 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 66

Translate »