Wakil Bupati Nagekeo melakukan kunjungan ke SDN Nuasele Desa Ngera Kecamatan Keo Tengah

Mbay nagekeokab.go.id  Senin, 30 Agustus 2021, Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja dalam setiap kunjungan kerjanya ke sekolah baik SD maupun SMP, Beliau mengungkapkan bahwa maksud kunjungannya adalah ingin melihat secara langsung kondisi fisik sekolah dan bertemu langsung dengan Kepala sekolah, para guru, komite dan Pemerintah Desa.
” Saya memang harus mengujungi semua sekolah..saya ingin mlihat dari dekat fisik sekolah..dan omong beberapa hal dengan bapak ibu guru..kita sekarang sudah masuk di era reformasi pendidikan dan saya ingin mengingatkan bagaimana kita mendidik anak secara baik.”

Sama halnya saat kunjungan ke sekolah lain, Wabup menuju setiap ruangan kelas untuk mengecek langsung kondisi fisiknya.

” Banyak plafon yang sudah mulai rusak.
Kelas 1 dan 2 hanya dibatasi dengan sekat yang sangat sederhana.
Papan tulis nya diusahakan yang lebih baik dan layak jangan seperti ini.”

Pada gambar Presiden RI dan Wakil Presiden masih gantung gambar Wakil Presiden yang lama, Jusuf Kalla..
Ini contoh kita tidak mengajari hal yang benar bagi anak.
Saya minta perhatikan itu dan ganti.

Buku pelajaran jgn disimpan di sekolah tapi dibagi ke siswa. Lebih baik buku rusak ditangan siswa karna dibaca daripada tersimpan rapi di sekolah.

Kita harus mulai urus untuk anak, bukan anak urus kita.
Ruang bagus dijadikan untuk kantor sedangkan ruangan yang jelek kita bagi untuk anak. Ini tidak bagus.

Kita tidak mendukung suasana anak untuk belajar dengan baik dan nyaman.
Kita harus mulai berubah. Berikan rasa nyaman dan yang terbaik untuk anak anak kita.”

Menurut Kepala Sekolah SDN Nuasele, Lasarus Sa, S.Pd bahwa sejak tahun 2012 mereka kekurangan rombel dan mengambil langkah inisiatif untuk sekat ruangan kelas.

” Beginilah kondisi SDN Nuasele.Jumlah siswa sebanyak 30 orang, Kelas 1 sebanyak 5 orang, Kelas II 4 orang, kelas III 5 orang , kelas IV 6 orang dan kelas V sebanyak 10 orang, Kelas VI tidak ada murid.
Karena kekurangan rombel maka kami pakai sekat seperti ini..sekat yang dibuat sangat sederhana.
Kami juga tidak lakukan pungutan uang Komite sejak tahun 2012.
Untuk guru honor kami bayar dari Dana BOS.

Meski dengan keterbatasan yang ada anak anak SDN Nuasele mampu bersaing dan berprestasi dengan baik.

Beberapa waktu lalu, hal yang membanggakan dan mengharumkan nama SDN Nua Sele ketika salah satu siswinya Kelas V, Efitania Febrianti Wea ( Tania) meraih juara 2 ( dua) Lomba Bercerita Tingkat LPP RRI Ende yang diselenggarakan di kabupaten Ende dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional dan HUT Kemerdekaan RI ke 76.
Temanya Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh..

Tania berhasil mengalahkan ke – 57 peserta dari Kabupaten Ende, Kabupaten Ngada, Kabupaten Nagekeo dan juga Kabupaten Fores Timur dan berhasil meraih tropi, perlengkapan sekolah juga uang tunai Rp.1.000.000.-

Saat yang sama guru pembimbing Tania, Trisno Balety seorang guru asal Ende yang bertugas di SDN Nuasele sejak Bulan Agustus Tahun 2017 menyampaikan rasa syukur dan bangga atas anak didiknya.

Diakhir bincang singkatnya Wabup juga mengingatkan Penjabat Kepala Desa Lewa Ngera Fransiskus Batu untuk perhatikan beberapa persoalan yang ada di Lewa Ngera antara lain JUDI.

” bapak desa banyak yang jadi penjudi disini.Saya minta bapak desa serius perhatikan itu..harus bisa kurangi dan lebih dari itu harus hilangkan.
Daerah subur dan makmur nanti akhirnya anak tidak bisa sekolah. Gara – gara judi’ ujar Marianus.

Wabup Marianus di dampingi Camat Keo Tengah Hildegardis Mutha Kasi, Penjabat Kepala Desa Ngera Fransiskus Batu.
Hadir saat giat Kepala Sekolah Lasarus Sa, S.Pd. bersama para guru dan beberapa tokoh masyarakat setempat.

***
Protkompim
(Merry /Tim Humas NGK)

Copyright © 2021 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 92

Translate »