Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKBM) Institut Nasional Flores Tahun Akademik 2021/2022

Mbay, nagekeokab.go.id – Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja berkesempatan untuk membawakan materi kuliah umum kepada peserta PKKBM Institut Nasional Flores. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus INF yang bertempat di aula SMK Stela Maris Maropokot Kecamatan Aesesa (Rabu, 08 September 2021).

Direktur Institut Nasional Flores Yohanes Fredyanus Kasi, S.Si, M.Pd menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo melalui Wakil Bupati Nagekeo yang telah  memberi motivasi dan semangat kepada Civitas Akademika INF secara khusus kepada para peserta PKKBM.

“Kami mohon dukungan yang sebesar besarnya dari Pemerintah Kabupaten Nagekeo demi keberlanjutan INF kedepan”.

Kepada Wakil Bupati Nagekeo disebutkan bahwa secara keseluruhan total mahasiswa INF sebanyak 93 orang yang terdaftar. Ikut PKKBM sebanyak 70 orang sedangkan 20 orang tidak bisa  mengikuti kegiatan tersebut dan nanti akan ikut di tahun berikutnya. Dan ke-20 orang tersebut tetap mengikuti perkuliahan sebagimana mestinya.

Institut Nasional Flores  menghadirkan 3( tiga) Program Studi yakni Ilmu Perikanan (S1), Ilmu Pertanian (S1), Ilmu Peternakan (S1) dengan penerapan kurikulum pembelajaran 40 % teori, 60% praktikum.

Selain itu juga INF menyelenggarakan  perkuliahan dengan konsep berwirausaha (entrepreneurship) yang di dukung dengan ketersediaan tenaga pendidik (Dosen) yang miliki pengalaman dan kualifikasi sesuai dengan program studi yang di tawarkan. Kami mohon dukungan yang sebesar besarnya dari Pemda Kabupaten Nagekeo.

PKKBM dilaksanakan sejak tanggal 8 s/& 11 September 2021 dengan mengusung tema “Merdeka Belajar, Mahasiswa Berkarakter Inofatif, dan Berjiwa Entrepreneur”.

INF berada dibawah Yayasan Flores Mentari dan Kerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, Apevindo, Charoen Pokhpand  serta Mitra Sinar Jaya.

Wakil Bupati Nagekeo dalam sambutannya mengharapkan mahasiswa dapat mengkritisi  setiap informasi yang diperoleh.

“Saya disodori materi bagaimana kebijakan Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam bidang pertanian. Saya sungguh  mengharapkan mahasiswa nanti dapat mengkritisi ini, data-data yang akan saya tampilkan, saya membuka diri untuk mendapatkan masukan dan kritikan.

Saya tidak merasa adik – adik barusan tamat dari SMA. Tapi bagi saya adik-adik sudah punya kemampuan untuk menganalisa setiap informasi yang disampaikan oleh siapapun. Perkembangan pemikiran manusia yang semakin kritis mendukung situasi perkembangan zaman”.

Dalam kesempatan tersebut, Materi Kuliah Umum yang disampaikan oleh Wakil Bupati Nagekeo adalah tentang  Potensi Pertanian Kabupaten Nagekeo dan Arah Kebijakan Pembangunan Pertanian.

Menanggapi pertanyaan Remon salah satu mahasiswa dari Prodi Perikanan tentang bagaimana keberpihakan Pemda Nagekeo terhadap keberadaan Perguruan Tinggi Swasta di Nagekeo, Wabup Marianus katakan bahwa kami mendukung penuh buktinya kami datang hari ini.

“Hari ini saya hadir untuk mendukung sepenuhnya agar Institut Nasional Flores ini benar-benar bisa bermanfaat baik bagi Kabupaten Nagekeo maupun Provinsi NTT. Info yang saya dapat bahwa mahasiswa ada yang berasal dari luar Nagekeo. Sebagai Wakil Bupati Nagekeo saya menyampaikan terima kasih, selamat dating, semoga Nagekeo sungguh nyaman bagi mahasiswa.

Lebih lanjut, menurut beliau bertumbuhnya Perguruan Tinggi di Nagekeo menunjukan geliat pertumbuhan itu ada, semakin banyak kampus dinamikanya itu semakin tinggi.

“Bagi saya SDM sangat penting. Pendidikan itu mempertemukan kita dengan Tuhan. Berharap anak anak memiliki karakter yang kuat. Pendidik mendampingi mahasiswa membentuk manusia kedepannya supaya bisa mengelola tata kelola negara dengan baik ketika kedepannya kita sudah tidak berdaya lagi”.

Terkait konsep Bela Beli Nagekeo Wabup Marianus katakan bahwa kita berupaya agar hasil kerja kita bisa laku dijual.

“Pendampingan kita kepada petani  dilakukan secara serius. Kita juga berjuang bagaimana supaya hasil itu kita beli sendiri terutama holtikultura. Kalau komoditi perkebunan kita memberi peluang agar bisa mengantar pulaukan hasil komoditi dengan  kesiapan infrastruktur yang memadai.

Kedua, yang kita hasilkan bisa dibeli oleh masyarakat kita terutama para ASN. Bagi kami pasar yang paling baik itu para ASN karena mereka tidak memiliki kebun dan kebun mereka ada dipasar.

Kita juga menyadarkan semua yg mengupayakan itu harus mulai menggunakan pupuk an-organik, supaya dikonsumsi itu sehat termasuk ikan yg dibeli.

Wabup berpesan kepada para peserta PKKBM agar tetap tekun pada arah tujuan dan menyelesaikan setiap persoalan secara bersama- sama.

“Saya minta tolong tekun pada arah tujuan kita, sedehana, teliti dan tulus ikhlas. Sy mengajak semua anak anak ketika kita dihadapkan dengan persoalan kita punya semangat yang sama untuk selesaikan soal secara bersama sama”.

Hadir pada giat tersebut dari Yayasan Flores Mentari (YFM) Benisius Pao, SS. M.Pd, Yoseph Fernandes Amekae, SE, Kristoforus Meo,SS, Rektor INF Yohanes F.Kasi, S.Si, M.Pd, para Dosen, Pegawai dan tokoh masyarakat setempat.

 

Protkompim

(Merry/ Tim HMS NGK)

Copyright © 2021 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 13

Translate »