Sudahi Ketidaknyamanan, Pembangunan Pagar RSD. Aeramo Resmi Dimulai

Mbay, nagekeokab.go.id – Bertahun-tahun  para pengunjung  maupun para nakes sendiri merasa tidak nyaman karena masuknya ternak  ke dalam kompleks Rumah Sakit Daerah Aeramo Kabupaten Nagekeo. Sebenarnya sekedar untuk mengamankan area inti,  pihak rumah sakit sudah berupaya membangun pagar   kawat  dengan tiang kayu seadanya,  tanpa buru-buru menyalahkan budaya beternak yang memang sejak lama telah menjadi salah satu mata pencaharian utama masyarakat. 

Akan tetapi,  Direktur RSD. Aeramo, drg. Emirentiana Wahyuningsih, MHlth&IntDev  mengatakan bahwa  selalu  ada saja kambing atau sapi yang lolos ke dalam kompleks fasilitas publik itu, sehingga  tetap saja membuat tidak nyaman,  karena tidak efektif. Menurutnya, pilihan ternyaman adalah pagar tembok yang mencakup seluruh areal seluas lebih dari 9.5 hektare itu.

Ia menyatakan   bahwa masyarakat Nagekeo patut bersyukur bahwa hari Jumat, 10  September 2021, Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do,  bersama Tokoh Adat Nataia Patrisius Seo, disaksikan  Kepala Desa Aeramo, Dominggus Biu Dore, serta pihak-pihak terkait lainnya, melangsungkan acara peletakan batu pertama, pertanda Pembangunan Pagar RSD. Aeramo resmi dimulai.

Sempat tertunda dari Tahun 2020, akhirnya  pagar RSD. Aeramo mulai dikerjakan. Selain  membuat para pasien, pengunjung maupun tenaga kesehatan menjadi lebih nyaman,   menurut dr. Emirentiana, pagar  bermanfaat   sebagai pengaman aset  dan isinya secara fisik dalam rangka peningkatan pelayanan.

“Sekaligus kita ingin lakukan pengamanan aset, dan ini akan semakin memantapkan langkah peningkatan pelayanan  di bidang kesehatan yang  digencarkan selama ini, “imbuhnya.

Dokter yang merangkap sebagai Plt. Kadis Kesehatan ini juga menambahkan  bahwa   pagar sangat dibutuhkan agar  segala aktivitas operasional pelayanan, baik teknis maupun nonteknis  dapat berjalan lebih baik demi kenyamanan pasien dan petugas sendiri.

Ia kemudian membeberkan bahwa Faskes yang dipimpinnya mengalami kemajuan dalam beberapa tahun terakhir ini. Pada tanggal  16 Desember 2020, RSD. Aeramo  mengantongi surat Keputusan Bupati Nagekeo tentang  peningkatan status ke rumah sakit Tipe  C, setelah melewati visitasi dari Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo dan Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI). Sebagai kelanjutannya, saat ini   struktur organisasi dan percepatan status Badan Layanan Umum Daerah sedang dalam penggodokan final.

Sementara  selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Florentina Bupu, ST. MT, memastikan bahwa bangunan berkonstruksi pasangan batu gunung tersebut akan rampung  pada Desember  2021.

“Apapun tantangannya, kami berjuang supaya masyarakat segera  merasakan manfaatnya secara penuh pada tahun ini juga, karena memang  bapa-mama, sama saudara, kaka-ade kita baik di dalam maupun luar Nagekeo sudah lama merindukannya” tekad ASN kelahiran  Ngada tersebut.

Wanita yang biasa disapa In itu menyatakan bahwa  di lapangan galian pondasi telah selesai, dan  langsung diikuti dengan pembuatan  profile maupun pengecoran. Agar berjalan lancar dan kondusif, dia sangat mengharapkan dukungan semua elemen masyarakat dan pemerintah sendiri.  Diinformasikannya juga bahwa pelaksanaan pekerjaan  juga sedang diawasi secara langsung oleh Inspektorat, baik dari sisi fisik maupun administratif.

Berkaitan dengan pendanaan,  Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan Daerah Yuliana Tolo, SE,M.Si., mengatakan bahwa anggaran untuk paket pekerjaan tersebut bersumber dari Dana Insentif Daerah Tambahan (DID Tambahan) sebagai apresiasi dari Pemerintah Pusat atas kesungguhan Pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam menangani pandemi Covid-19. Menurutnya, hal tersebut dimungkinkan oleh karena Pemda Nagekeo  dinilai baik dalam penanganan pandemi berdasarkan beberapa kriteria.

“Waktu itu, sebanyak dua kali  Pemerintah Kabupaten Nagekeo diberi alokasi dengan total  lebih dari Rp.23 Miliar  yang habis terbagi untuk berbagai kebutuhan di bidang kesehatan, jaring pengaman sosial dan pemulihan ekonomi” ujarnya.

Ia  menerangkan bahwa DID Tambahan  Tahap I  bagi Kabupaten Nagekeo dialokasikan sebesar Rp.14,9 Miliar dan hampir 50% untuk Rumah Sakit.  Dan ia melanjutkan bahwa  Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang dinahkodai oleh  Sekda Nagekeo Drs.  Lukas Mere dengan persetujuan  Bupati, menganggarkan dari alokasi tersebut   untuk  pagar rumah sakit sebesar Rp. 3.4 Miliar.

Di samping itu, Ia mengungkapkan bahwa dari sumber dana yang sama,   saat ini  manajemen rumah sakit juga sedang membenahi instalasi listrik yang sebelumnya dilaporkan  telah memicu berbagai gangguan serius dalam pelayanan rumah sakit.

Copyright © 2021 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 24

Translate »