Tes SKD Hari ke 3, Berlangsung Aman dengan Prokes Ketat

Mbay, nagekeokab.go.id – Sejumlah instansi pemerintahan telah mengumumkan jadwal pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD CPNS 2021. Pelaksanaan SKD hari ini memasuki hari ke tiga.

Untuk menghindari penularan Covid-19, pelaksanaan tes SKD dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal itu sesuai dengan arahan dan surat rekomendasi dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2021 di titik Lokasi SMKN Aeramo. Agustinus Fernandes, SE, selaku Ketua Panitia Tim Seleksi Pengadaan CASN Kabupaten Nagekeo mengatakan,  tes SKD akan berlangsung selama 6 hari terhitung mulai dari tanggal 26 dan berakhir tanggal 01 Oktober 2021 dengan total peserta sebanyak 1.396 peserta.

“Setiap harinya tes dibagi menjadi 3 sesi, dimana masing-masing ruangan tiap harinya dibagi beberapa sesi. Untuk tanggal 26 dibagi menjadi dua sesi dengan masing-masing ruangan sebanyak 25 orang dengan mentaati prokes yang ketat. Di tanggal 27 dilakukan 4 sesi hingga 30 September, kecuali di hari terakhir yang hanya menyisakan satu sesi saja” katanya.

Fernandes menjelaskan, untuk total Formasi Kabupaten Nagekeo sendiri sebanyak 200 formasi yang terdiri dari Tenaga Kesehatan sebanyak 157 formasi, sedangkan Tenaga Teknis lainnya sebanyak 43 formasi.

Untuk proses tes SKD kali ini, Ia menyebutkan tetap sama, yakni pada tahun kemarin dilakukan dengan prokes yang ketat. Sedangkan tahun ini, berdasarkan informasi bahwa standar seleksinya dinaikan. Kemudian sebanyak 15 peserta tidak mengikuti seleksi.

Selain wajib menerapkan prokes ketat sejak kedatangan hingga ujian selesai. Peserta juga harus membawa dokumen tambahan seperti hasil negatif RDT Antigen atau PCR, sertifikat vaksin dan formulir deklarasi sehat yang telah diisi oleh peserta. Bagi peserta yang tidak membawa dokumen lengkap sesuai ketentuan, tidak diperbolehkan masuk ke ruangan tes.

“Ada berbagai alasan diantaranya ada yang terlambat. Jadi mekanismenya itu sudah diatur secara online. Sehingga daftar hadir wajah, masih akan tetap berfungsi, jika peserta saat di dalam ruangan masih belum melakukan pekerjaannya atau mengisi soal. Jika semua Peserta sudah berada di dalam ruangan dan sudah mengerjakan soal, maka daftar hadir dengan sendirinya terkunci otomatis. Selain itu ada beberapa juga diantaranya tidak melengkapi persyaratan dan tidak memiliki rapid test antigen.

Untuk rekapan berkaitan laporan dari total yang seharusnya dengan jumlah peserta yang hadir dan tidak saat ini saya belum mendapatkan. Nanti setelah selesai ada berita acara”.

Mencegah penularan COVID-19 di lokasi tes, pihaknya bersama BK-Diklat Nagekeo memastikan seluruh tahapan tes dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat sesuai dengan rekomendasi Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 diantaranya melakukan RDT Antigen atau swab PCR, menggunakan masker dobel, menjaga jarak minimal 1 meter, mencuci tangan pakai sabun, serta untuk peserta ujian sudah menerima vaksin.

Hingga hari 3 ketiga pelaksanaan tes SKD ini, Ia menambahkan, secara keseluruhan tes berlangsung dengan aman dan lancar. Belum ditemukan kendala yang berarti. Namun demikian, pihaknya berpesan kepada peserta ujian agar lebih teliti dalam membaca ketentuan tes, sehingga insiden tidak membawa dokumen ataupun dokumen tertinggal bisa diminimalisir.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BK-Diklat Nagekeo Drs. Thomas Aquinas Koba menyebutkan bahwa, secara keseluruhan pelaksanaan tes SKD tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.

Namun demikian, mengingat masih dalam situasi pandemi COVID-19, panitia penyelenggara berupaya melakukan upaya tambahan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan dan mobilisasi peserta di lokasi ujian yakni melarang kehadiran pendamping peserta tes SKD serta mengubah aturan pengumuman hasil tes. Tidak ada lagi pengumuman nilai tes menggunakan papan informasi, sebagai gantinya pengumuman hasil nilai peserta bisa disaksikan di kanal Youtube BKDIKLAT NAGEKEO.

Pihaknya ingin langkah antisipasi ini bisa direalisasikan tidak hanya peserta namun juga para panitia penyelenggara, melalui komitmen bersama diharapkan kian memperkuat upaya pencegahan terjadinya penularan COVID-19 di lokasi tes CASN.

“Kita berkomitmen dengan seluruh panitia berupaya mewujudkan pelaksanaan tes CASN dengan lancar, sukses dan aman,” tegasnya.

Ia berharap dengan formasi yang diberikan sebanyak 200 formasi ini bisa terpenuhi.

“Kita berharap pelaksanaan ini tertib, aman, lancar dan sukses. Dan kita pemda Nagekeo mendapatkan calon ASN yang mumpuni, berkualitas hingga kinerjanya bisa terukur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagekeo” pangkasnya.

Adapun syarat dan ketentuan yang wajib diketahui peserta sebelum melaksanakan tes SKD CPNS 2021.

Di antaranya sebagai berikut:

  1. Peserta wajib melakukan swab test PCR maksimal 2×24 jam atau swab test antigen maksimal 1×24 jam sebelum pelaksanaan tes.
  2. Persyaratan dan Kelengkapan Administrasi
  3. Waktu pelaksanaan
  4. Peserta wajib mengenakan masker tiga lapis.
  5. Peserta yang positif Covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri segera melapor agar bisa dilakukan penjadwalan ulang.

Copyright © 2021 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 86

Translate »