Buka Semarak Bulan Bahasa di MAN Mbay, Bupati Don: Kurangi Bermain Gadget untuk Kesehatan Mata

Mbay, nagekeokab.go.id – Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do kembali mengajak dan mengingatkan, pentingnya menjaga kesehatan pada mata anak. Selain itu, pentingnya memanfaatkan teknologi informasi dengan baik. Hal tersebut ditegaskan Bupati Don sekaligus membuka dengan resmi acara semarak Bulan Bahasa, yang berlangsung meriah di Halaman Sekolah Madrasah Aliyah Mbay, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Rabu, (27/10/2021).

Gadget memang bisa memudahkan hidup kita, namun kita perlu membatasi waktu penggunaannya. Saya berharap komunitas besar ini, dan melalui penyelanggara perlunya menyemai nilai kebaikan di sekolah-sekolah agar bisa memetik hasilnya. Kurangi Bermain gadget, gunakan teknologi dengan baik dan benar.”

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan, orangtua sebaiknya memberikan perhatian serius untuk menjaga kesehatan mata anak. Jika ada gangguan pada kesehatan mata anak, maka tidak hanya membuat penglihatan matanya kurang optimal, namun juga dapat menghambat aktivitas mereka termasuk aktivitas belajar, sosial, dan cita-cita mereka tegas Bupati Don.

Bupati Don menjelaskan, momentum terlaksananya kegiatan bulan Bahasa merupakan hal yang luar biasa yang rutin dilakukan.

Menurutnya, bulan Oktober sejak tahun 1980 juga sebagai bentuk peringatan hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini rutin dilakukan guna melestarikan bahasa Indonesia yang telah disepakati oleh pendiri bangsa sebagai bahasa pemersatu.

“Bahasa merupakan sumpah pemuda oleh pemuda jaman dulu. Bahasa juga menegaskan tentang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).  Dan kita menempatkan Tuhan sebagai penyelenggara, yakni atas Berkat Rahmat Allah yang Maha Kuasa. Serta didorong oleh keinginan luhur. Ini lahir dari budaya Nusantara dan Agama yang hidup didalamnya.”

Oleh karena itu, Bupati Don berharap pendamping maupun Guru perlu menyiapkan penapis (penyaring) setiap kemampuan yang dimiliki anak.

“Saya menitipkan pendamping harus menyiapkan penyaring dalam diri dan otak siswa. Saya berharap komunitas besar ini dan melalui penyelanggara ini harus tanamkan nilai kebaikan.”

Abdurahman Karengga, Kepala Madrasah Aliyah Nagekeo mengungkapkan, kegiatan bulan bahasa bagi Madrasah merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan setiap bulan Oktober.

“Tahun ini secara nasional mencerminkan bahwa kemenangan tak bisa kita raih kalau tdak ada ketangguhan. Dan persatuan tidak akan terwujud jika Hoax masih merajalela di sekitar kita. Dengan pelatihan seperti  Jurnalistik yang dibawakan oleh pemateri, jelas sangat berarti dan anak-anak mampu dapat memperoleh informasi dan pengetahuan yang lebih.”

Ia mengajak dengan momentum ini mampu mengasah kemampuan dalam memeriahkan semarak bulan Bahasa.

Ia juga berharap ada kesungguhan dalam mengikuti kegiatan apapun guna meningkatkan kemampuan.

Marianus Keo, S.Fil.M.Ed, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagekeo menyatakan kegiatan semarak bulan Bahasa sesungguhnya momentum strategis serta mengulang kembali 19 tahun yang lalu. Menurutnya bahasa  merupakan bahasa pemersatu bangsa.

“Saya harap para generasi muda jadikan festival ini sebagai tempat untuk melahirkan anak bangsa yang cerdas. Lebih khusus generasi yang lahir dari Madrasah ini.”

Hadir Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, Bunda Paud Nagekeo, Ketua MUI Kabupaten Nagekeo, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nagekeo, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan para Undangan.

Reporter: Oktavianus Dhalu

Copyright © 2021 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 33

Translate »