Momentum Hari Guru, PGRI Nagekeo Gelar Konferensi Tingkat Kabupaten

Ratusan guru yang tergabung dalam PGRI menghadiri acara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di aula Serbaguna, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Photo dok: DiskominfoNgk/Sevrin)

Mbay, nagekeokab.go.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nagekeo, NTT,  konferensi kerja sekaligus peringati Hari Guru Nasional (HGN) bertempat di Aula Serba guna Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kamis (25/11).

Hadir pada kesempatan itu Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, Ketua DPRD Nagekeo Marselinus F Ajo Bupu, Kapolres Nagekeo AKBP Agustinus Hendrik Fai serta ratusan guru dari berbagai pelosok di Kabupaten Nagekeo.

Ketua PGRI Kabupaten Nagekeo Winibaldus Soba mengatakan selain menggelar Konferensi Kerja, momen Hari Guru Ke 76 tahun 2021 ini PGRI juga mengadakan kegiatan lain yakni launching website PGRI oleh pengurus sebagai wahana eduksi, jembatan informasi hingga perwujudan literasi digital.

Bupati Nagekeo Yohanes Don Bosco Do di hadapan ratusan para guru dan hadirin mengingatkan bahwa momentum HGI tahun ini djiadikan bahan refleksi untuk menghargai profesi guru yang mencerdaskan anak bangsa.

“Saya ingin mengingatkan kepada kita semua sebagai pembimbing, guru kelas, bertanya mengapa saya memilih profesi ini, Karena Tuhan sudah mau itu, kalau kita sudah start dengan itu. Mulailah bertanya dengan kata mengapa, ketika kita sudah menemukan jawaban, kita akan jalan dengan energi yang sangat besar ke arah yang lebih baik” ungkap Bupati Don Bosco.

Don Bosco berharap, guru menjadi Leader yang mampu mengutamakan keselamatan anak buahnya dalam situasi apapun. Di era digital 4.0 saat ini, guru sejatinya menguasai semua teknologi ITE sebagai saran penunjang bahan pembelajaran.

Bupati Don juga berharap, guru mampu mengendalikan pengaruh buruk akibat teknologi terhadap anak anak didik.

Ketua DPRD Nagekeo Marselinus F Ajo Bupu mengatakan, sejalan dengan tema perayaan HUT PGRI tahun ini, saya mau katakan bahwa benar, kebangkitan guru dan seluruh tenaga pendidik adalah hal fundamental bagi kemajuan, ketangguhan, dan pertumbuhan Indonesia pada umunya dan Kabupaten Nagekeo khususnya.

Politisi PDIP ini menjelaskan PGRI didirikan untuk mempertahankan kemerdekaan, mengisi kemerdekaan dengan program utama di bidang pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan memperjuangkan kesejahteraan bagi para guru” ungkap Ajo Bupu.

“Oleh karena itu, mewakili Lembaga DPRD, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PGRI Kabupaten Nagekeo atas kerjasama sinergis yang terjalin bersama pemerintah dan Lembaga DPRD Kabupaten Nagekeo dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nagekeo” ungkap Ajo Bupu.

Lembaga DPRD lanjut Ajp Bupu, menyadari bahwa tanpa campur tangan organisasi ini, Pemerintah bersama Lembaga DPRD yang mana dalam perjalanannya sebagai organisasi yang eksis di negeri ini, PGRI telah memberikan beragam kontribusi dalam dunia pendidikan baik untuk Indonesia secara umum, maupun Kabupaten Nagekeo khususnya.

“Pada tingkat Kabupaten Nagekeo, saya berpendapat bahwa kontribusi paling fundamental yang disumbangkan PGRI terletak pada gerakan bersama Pemerintah Daerah dalam mengupayakan terciptanya kualitas pendidikan yang baik dan unggul” pungkasnya.(sev)

Copyright © 2021 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 98

Translate »