Parade Sepeda Meriahkan Festival Kota Mbay Sehat dan Hijau

Mbay, nagekeokab.go.id – Guna memeriahkan ‘Festival Kota Mbay Sehat dan Hijau’ puluhan anak-anak tingkat Sekolah Dasar hingga Menengah pertama ikut dalam parade Sepeda mengelilingi kota Mbay, Ibukota Kabupaten Nagekeo, Kamis (16/12).

Festival yang digelar dalam rangka HUT Kabupaten Nagekeo ke-15 ini, akan berlangsung dari tanggal 15 – 18 Desember 2021. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Tozupazo, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa ini melibatkan puluhan anak-anak. Mereka mulai mengayuh sepedanya dari lapangan sepeda Tozupazo, memasuki jalan Soekarno Hatta, jalan Soeharto hingga berakhir kembali di titik awal start.

Ketua Panitia Festival Kanisius Laking mengungkap, kegiatan parade sepeda ini dilaksanakan atas kerjasama Komunitas Warga Kelurahan Danga, Pemerintah Kelurahan Danga dan Pemkab Nagekeo guna mewujudkan visi menjadikan Mbay Kota Sehat.
Menurutnya, kegiatan parade sepeda ini, memiliki kesan tersendiri, sebab, secara historis Mbay merupakan kota yang sejak tahun 90-an terkenal akan sepeda sebagai mobilisasi andalan masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas.
“Di era 90 transportasi orang Danga menggunakan sepeda. Kegiatan ini untuk mengangkat kembali, sepeda itu transportasi itu murah dan ramah lingkungan” tuturnya.
Melihat, lokasi kota Mbay yang berdampingan dengan daerah irigasi, Kanis menyarankan agar jalan inspeksi di persawahan bisa dijadikan lintasan sepeda bagi orang-orang yang ingin menikmati udara sejuk di sore hari sembari menikmatinya keindahan alamnya.
Ini, menurut Kanis bisa dijadikan obyek wisata dan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. “Kota Mbay harus jadi kota sepedanya Flores, kebijakan pembangunan harus dilihat dan diarahkan oleh para pengambil kebijakan agar Kota Mbay sebagai kota sepeda” katanya.
Selain parade sepeda, Festival juga diisi dengan penanaman 100 anakan pohon pada beberapa pada lingkungan sekolah di sekitar kelurahan Danga dalam mewujudkan Kota Mbay yang hijau.
“Tanam 100 anakan pohon di SDK Wolorae, ke depan akan mudah-mudahan bisa tanam 1000 pohon mangga di lingkungan sekolah di Kelurahan Danga. Daripada cari lahan baru untuk area terbuka hijau lebih baik manfaatkan lahan sekitar sekolah yang umumnya luasnya sampai 2 hektar’ beber Kanis Laking.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo. Pasalnya, parade ini bagian dari promosi wisata juga sebagai bentuk komitmen masyarakat yang mendukung visi Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do yang sebelumnya sudah meluncurkan Nagekeo The Heart of Flores.
“Pariwisata di Nagekeo tidak bisa disamakan dengan daerah lain di Pulau Flores atau NTT umumnya karena dia punya keunikan tersendiri seperti di Mbay ini yang punya jalanan di sekitar pematang sawah yang cukup besar dan radiusnya lebih dekat kota sehingga cocok untuk wisata sepeda yang bertolak dari keseharian warga” ungkap Kabid Pemasaran dan Promosi Wisata Kabupaten Nagekeo Eddy Dua Woi.
Menurutnya, pariwisata adalah kolaborasi berbagai bidang seperti pertanian, peternakan, lingkungan hidup. Pariwisata adalah sebenarnya muara akhir dan sebuah tata cara keunikan yang selama ini kita kerjakan dan kita buat dalam keseharian kita.
“Pariwisata tidak boleh mencabut akar kearifan lokal seperti pertanian, Peternakan, perkebunan. Orang mengetam padi, atau menanam padi adalah sebuah wisata dan itu sebenarnya adalah sebuah kolaborasi dengan berbagai bidang yang ada. Dan selama ini kita melihat hal ini biasa namun bagi orang luar tidak luar biasa” katanya.
Sebelumnya, Lurah Danga Yohanes Lado, mengatakan pihaknya berkomitmen membangun dan menata wajah Kota Mbay, menjadi Kota Hijau (Green City).
Menurut pengamatan Lado, sejak berdiri menjadi Kabupaten defenitif, penataan wajah Kota Mbay masih menjadi suatu pekerjaan rumah yang harus diprioritaskan.
“Kami Pemerintah yang paling bawah meminta kepada bapak Bupati dan Lembaga DPRD untuk melakukan konsesus kerakyatan untuk mengalokasikan anggaran satu tahun itu cukup untuk Kota. Kita minta Political Will daerah ini, bapak Bupati dan pimpinan DPRD agar dapat memperhatikan Kota ini’ pungkasnya.(RSN/Sevrin)

Copyright © 2021 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 141

Translate »