Bupati Nagekeo Resmikan Pasar Mingguan Raja Selatan

Raja, nagekeokab.go.id – Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do, meresmikan beroperasinya Pasar Mingguan Raja Selatan, Desa Raja Timur, Kecamatan Boawae Jumat (24/12).

Pasar mingguan yang diresmikan ini adalah pasar baru pindahan dari lokasi pasar lama di area pinggir jalan negara, Desa Raja Timur, sementara itu pasar lama tetap berfungsi sebagai pasar desa pada setiap hari Selasa, yang dikelola sendiri oleh desa. Sedangkan, Pasar Mingguan Raja Selatan rencananya dibuka setiap hari Jumad bersama pasar Mundemi, Keo Tengah.

Pasar ini dibangun sejak tahun 2018 dengan sumber biaya dialokasikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan UMKM dengan pagu anggaran senilai Rp 3,8 M.

Setelah 3 tahun, baru hari ini diresmikan karena terjadi penundaan lantaran masih berurusan dengan penyelesaian pembayaran ganti rugi lahan.

Kadis Koperindag dan UMKM Kabupaten Nagekeo Djawaria K.M. Simporosa, dalam laporannya menjelaskan bahwa saat ini terdapat 8 unit los pasar. Ada 6 los pasar dengan masing-masing 16 lapak, sehingga total 96 lapak. Ada 2 los pasar dasar, tanpa lapak, yang diperuntukan bagi pedagang pakaian, sepatu, dan lain-lain.

“Saat ini, 96 lapak sudah dibagikan kepada warga desa tiga raja, yang akan berjualan di Pasar Raja Selatan” jelasnya.

Saat ini, kata Djawaria, ada sejumlah pedagang yang sudah mendaftar di antaranya pedagang sayur, buah dan sembako.

“Pedagang pakaian ada area sendiri. Juga pedagang komoditi disiapkan pelataran tersendiri. Warung makan ditempatkan di pinggir jalan depan pasar” terangnya.

Ia menjelaskan, khusus kendaraan, akan diatur di pelataran parkir sehingga barang-barang yang akan masuk ke area pasar dapat memanfaatkan gerobak dorong warga.

Dikatakannya, pengelola pasar sudah diserahkan Bupati Nagekeo dengan SK kepada para Camat, yang selanjutnya diatur bersama kepala desa, Bumdes dan Karang Taruna setempat.

Tiel Djawaria, juga melaporkan bahwa sejak berdiri 2018, penyelesaian biaya ganti rugi lahan baru dilakukan pada Desember 2020.

“Tahun 2021 bersama kepala Desa setempat, karang taruna kami melakukan penataan dan pembersihan lokasi sehingga siap diresmikan hari ini. Kami berharap bisa berjalan lancar. Minta bantuan kita promosikan bahwa Pasar Mingguan Raja Selatan sudah diresmikan oleh Bupati Nagekeo, dan silakan digunakan” ujarnya.

Lanjutnya, di Tahun 2022 pengelolaan pasar diserahkan kepada camat bersama para kepala desa masing-masing wilayah. Dinas Koperindag tetap melakukan monitoring dan evaluasi, agar potensi-potensi pasar untuk PAD tidak sampai tercecer.

Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do dalam sambutan sekaligus meresmikan penggunaan Pasar Mingguan Raja Selatan menyampaikan rasa syukurnya, karena masyarakat sudah lama menanti.

“Saya gembira, pada bulan Desember jelang Natal besok,  Pasar Raja Selatan ini lahir. “Hamil” sudah terlalu lama, 3 tahun” ungkapnya.

Bupati Dan Bosco berharap, pasar Mingguan Raja Selatan dapat dimanfaatkan untuk perdagangan  komoditi unggulan lokal masyarakat.

“Kacang tanah dan kacang-kacangan lainnya adalah unggulan kira di tempat ini. Padukan dengan usaha peternakan,  penggemukan sapi. Kotorannya kita olah jadi pupuk untuk tanaman kita” pesan Don Bosco.

Hadir dalam acara peresmian ini, Camat Boawae Vitalis Ba’i, Kapolsek Boawae Aiptu Gerson Kadek, Kadis Pertanian Oliva Mogi, Kadis Peternakan  Klementina Dawo, Kadis PMD P3A Sales Ujang Dekresano, Plt Kadis Pariwisata Rustien Triatmi, Kabag Ekonomi Nikolaus Neka, pejabat Dinas Perhubungan Frumensius Siku, serta Penjabat Kades Raja Selatan, Yohanes Dhae Wea, serta para tokoh masyarakat setempat. (RSN/Sevrin).

Copyright © 2021 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 104

Translate »