Bupati Don: Kotakeo dan Sekitarnya Menjadi Daerah Pengembangan Wisata Ring of Lena

Mbay, nagekeokab.go.id – Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do menyebut, wilayah Kotakeo dan sekitarnya dapat menjadi daerah pengembangan pariwisata Ring of Lena. Sebab, banyak tempat ritus sejarah dan punya sejarah dalam penyebaran Agama Katolik masuk ke wilayah tersebut yang dapat dijadikan obyek wisata religi.

Demikian disampaikan Bupati Don Bosco dalam sambutannya saat menghadiri acara deklarasi Kuasi Paroki St.Petrus Martir Kotakeo pada Minggu 9 Januari 2022.

”Kotakeo dan sekitarnya menjadi daerah pengembangan pariwisata Ring of Lena, dimana banyak tempat sejarah dan punya sejarah dalam penyebaran Agama Katolik masuk dalam  wilayah ini” katanya.

Ring Of Lena merupakan salah satu dari 5 zonasi wisata yang sedang dikembangkan Pemkab Nagekeo guna sebagai upaya mendukung visi dan misa Bupati Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Marianus Waja membangun Nagekeo melalui sektor pariwisata.

Adapun lima (5) Ring of Tourism sebagai zonasi wisata yang akan dikembangkan di Nagekeo yakni Ring of Mbay, Ring of Ebulobo, Ring of Kota Jogo-Kinde, Ring of Koto dan Ring of Lena.

Menurut Bupati Don Bosco, banyak kegiatan pelayanan masyarakat di wilayah Ring Of Lena yang tertunda selama dua tahun karena pandemi covid-19.

“Doakan pada tahun yg akan datang kita bisa alokasikan lagi untuk infrastruktur yg kurang di wilayah ini” ungkapnya.

Bupati berharap Kuasi Paroki St.Petrus  Martir Kotakeo bisa bergerak lebih cepat  menjadi sebuah paroki definitif karena, mendapat dukungan dari Peter Tadeus Grucha yang  punya optimisme Kuasi Paroki  dengan cakupan wilayah pelayanan  5 stasi.

“Saya harap Kuasi ini lebih cepat dari  Kuasi Wewoloe yang hampir 2 tahun  baru menjadi paroki definitif. Kuasi ini segera menjadi paroki jangan terlalu lama. Kotakeo sudah sangat siap untuk jadi sebuah paroki” ujarnya.

Kepada generasi muda, Bupati yang akrab disapa Dokter Don ini juga berharap agar sebisa mungkin kaum muda diberi peran,  diberi panggung serta berperan aktif dalam proses pembangunan di bidang apapun.

“Anak muda bisa diberi tugas dan tanggungjawab sebagai Ketua RT bisa rangkap jadi Ketua KUB juga OMK atau sebaliknya. Mencari calon pemimpin yang pantas untuk kita pentaskan.

Mereka harus diberi panggung. Kemampuan mereka untuk mengelola, mengasah kepekaan, bisa memimpin kita untuk bergerak jauh lebih cepat dari sekarang” ucapnya.

Turut hadir Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nagekeo, Ny.Eduarda Yayik Pawitra Gati, Camat Nangaroro Gaspar Taka, S.Pd bersama ibu, Romo Aster Lado, Pater Tadeus Grucha SVD, para suster, Fungsionaris Pastoral, Tokoh Umat,  Tokoh Masyarakat.( RSN/Sevrin)

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 80

Translate »