Pesan Bupati Don Saat Lantik Kades Aewoe: Minimal Jadi Mandor Yang Menggerakkan

Aewoe, nagekeokab.go.id – Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do menghadiri acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji  Kepala Desa Aewoe Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo Masa Bakti 2022-2028  bertempat di Aula Kantor Desa Aewoe pada  Selasa, 11 Januari 2022.

Laurensius Raga dilantik menjadi Kepala Desa Aewoe masa bakti 2022-2028 oleh Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nagekeo Nomor 22/ KEP/HK/2022 tanggal 04 Januari 2022 serta dihadapan para Saksi  Awam Ferdinandus Woi,SH dan Rosmini Musa,SE serta saksi Saksi Rohani Fr. Bonevantura Meo, Pr.

Mengawali sambutannya Bupati Don mengajak seluruh hadirin mengenang para penjasa, para pemimpin terdahulu mulai dari mereka yang dulu Kepala Hamente di wilayah ini, para kepala desa baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

“Kita patut mendoakan kebahagiaan mereka yang tanpa jasa mereka kita tidak mungkin menikmati semua fasilitas kemudahan yang kita peroleh saat ini” katanya.

Bupati Don juga mengungkapkan bahwa para pemimpin di wilayah ini dulu bekerja tanpa uang yang dibiayai oleh negara secara langsung.

“Sekarang ini Pemimpin dikasih biaya” ungkap Bupati Don sembari membacakan total Dana Desa dan Alokasi Dana Desa Aewoe sejak tahun 2015 hingga 2021 yang mencapai kurang lebih Rp. 7.937.490.000.

Disampaikannya anggaran tersebut dengan tujuan untuk mengingatkan bahwa saat ini kita bekerja dengan pembiayaan yang besar dan kalau kita melihat perkembangan diluar yang secara kasat mata, tidak sesuai dengan angka yang dibacakan.

“Mari kita lihat dan perbaiki ke depan. Pak Lorens tidak lagi melihat 6 tahun yang lalu kita ingin melihat ke depan” ucapnya.

Menurut Bupati, pesan pengelola keuangan negara, pemerintah adalah bagaimana kita mengelola uang itu sedapat mungkin uang yang beredar itu di kantong-kantong masyarakat di desa. Kerjakan pekerjaan, design pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh masyarakat itu sendiri” ujarnya.

“Kita dituntut bagaimana kemampuan kita membagi pekerjaan pekerjaan itu sehingga  bisa dikerjakan oleh masyarakat dan makin  banyak orang terlibat” tandasnya.

Kepada Kepala Desa Aewoe terlantik, Bupati Don berharap agar dapat mengerjakan design pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh masyarakat, sebab kekuatan ada di desa.

”Saat yang bersamaan kita melatih pemimpin paling kurang mandor yang harus menggerakkan” pesannya.

Lebih jauh Bupati Don juga meminta Pemerintah Desa Aewoe untuk perangi bersama masalah stunting.

“Stunting masih ada di Desa Aewoe ini paradoks, banding dengan daerah utara yang kering dan daerah sini yang hijau sepanjang tahun masih ada stunting.

Saya minta Lorens dan seluruh staf untuk perangi bersama stunting ini. Urus betul rakyat ini” harapnya.

Di tempat yang sama, Kades Laurens Raga merasa senang bisa ikut dalam tahapan  Pilkades. Ia pun siap melaksanakan semua tugas yang akan nanti dipercayakan masyarakat kepadanya sebagai kepala desa.

Ia berharap ke depan satu tekad dan satu niat untuk membawa Desa Aewoe ke arah yang lebih baik sesuai visi misinya yakni “Terwujudnya masyarakat Aewoe yang sejahtera, ddil dan harmonis yang berlandaskan pada agama dan budaya.

“Saya merasa senang bisa ikut Pilkades dan saya siap melaksanakan tugas yang dipercayakan masyarakat. Harapan saya ke depan satu tekad satu niat membangun Aewoe kearah yang lebih baik ke depan sesuai visi misi terwujudnya masyarakat Aewoe yang sejahtera, adil dan harmonis yang berlandaskan pada agama dan budaya” ujar Lorens.

Terpantau hadir pada kesempatan itu,  Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo  Adrianus Watu, Marselinus  Siku, Bruno Sawi, Patrisius Bhoko, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nagekeo Ny.Eduarda Yayik Pawitra Gati, Kadis PMDP3A Ujang Dekrasano bersama jajarannya, Camat Mauponggo Leonardus Loda, Forkopincam Maupunggo, Pimpinan Bank NTT Cabang Mbay, para tokoh masyarakat, tokoh umat, dan para undangan lainnya.(RSN/Sevrin)

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 161

Translate »