Bupati Nagekeo Buka Kegiatan Sosialisasi TPE dan Pelatihan Dirigen Se-Kevikepan Mbay

Mbay, nagekeokab.go.id – Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do membuka secara resmi kegiatan sosialisasi Tata Perayaan Ekaristi dan pelatihan dirigen oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Se Kevikepan Mbay pada Senin, 24 Januari 2022  di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay.

Kegiatan ini bertujuan untuk percepatan pemahaman cara liturgi Gerejani Katholik sesuai Tata Perayaan Ekaristi Tahun 2020 dan Pembekalan Kompetensi Pengurus Liturgi Paroki dan Dirigen agar semakin memahami tata laksana liturgi Gereja.

Diharapkan Peserta menjadi pemateri di masing masing paroki yang mampu menuntun umat paroki di masing-masing Kelompok Umat Basis (KUB) agar memahami tata cara liturgi yang baik sesuai dengan TPE terbaru Gereja  Katholik Tahun 2020.

Peserta juga dapat menjadi pendorong bagi umat paroki untuk memahami esensi mendasar tentang Paduan Suara yang baik dan benar dalam berliturgia.

Dalam sambutannya Bupati Nagekeo mengatakan, pelatihan Dirigen sama halnya dengan Pelatihan Sepak Bola. Khusus untuk sepak bola melalui Dinas Pemuda dan Olahraga telah selenggarakan pelatihan bagi Pelatih dan Pelatihan Wasit.

“Sepak bola kita olah fisik, ini olah seni. Sama halnya sepak bola, kami sudah memulai dengan latih pelatih dan latih wasit. Hari ini saya berhadapan dengan dirigen, latih pelatih” ungkap Don Bosco.

Bupati Don berharap kepada para peserta agar mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan sebaik mungkin, menguasai betul teknik-teknik dasar, rambu-rambu yang harus diperhatikan ketika menjadi seorang dirigen.

“Kembali dari sini, melatih dirigen stasi dan teruskan ke KUB. Serius ini. Lihat betul jangan sampai habis di paroki. Di paroki tidak bikin apa-apa. Doing Nothing, tidak rembes ke Stasi..tidak rembes ke KUB” pesannya.

Menurut Don Bosco, apabila anggota koor bernyanyi dengan baik di gereja, maka dapat membawa suasana orang untuk khusuk berdoa.

“Kita bangun ini, bagaimana menggerakkan koor umat. Kalaupun ada koor, betul koor yang bisa mengiring, mengajak umat bernyanyi lebih baik dari waktu ke waktu naik level ke arah yang lebih baik, Moving The Next Level” ujarnya.

Dalam mengikuti pelatihan, Bupati juga berharap peserta bisa memperoleh informasi sebanyak mungkin dari narasumber sehingga pulang membawa bekal yang cukup bagi paroki dan stasi masing masing.

“Pada saat yang sama kita juga menggerakkan Orang Muda Katholik bersama dengan Karang Taruna sehingga mereka juga ikut menyanyi dan mengumpulkan mereka, mengarahkan mereka ketika mereka berkeluarga nanti memilih kerja apa, nafkahnya dari mana, apa yang harus kita bantu ya kita bantu” jelas Don Bosco.

Terkait Pesta Paduan Suara Gerejani Katholik (Pesparani) Bupati Don Bosco menyampaikan bahwa Pemkab Nagekeo berkomitmen terlebih dahulu membangun jiwa kemudian bangun badannya.

Menutup sambutannya Bupati Don menyampaikan terima kasih kepada Vikep Mbay Romo Asterius Lado dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagekeo yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Don Bosco juga berharap agar organisasi LP3K betul-betul hidup dan memfasilitasi apa yang dibutuhkan oleh umat kevikepan Mbay.

Ketua 1 LP3K Kabupaten Nagekeo Peternus Aja mengatakan bahwa, kegiatan tersebut merupakan agenda pertama yang diselenggarakan setelah diresmikannya Kevikepan Mbay dan merupakan salah satu program kerja tahunan dalam rangka persiapan pelaksanaan Pesparani Tingkat Kabupaten, Provinsi dan Nasional.

Sekertaris Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo ini menjelaskan, yang menjadi dasar paling utama adalah bagaimana  memahami tentang Tata Perayaan Ekaristi dan mengetahui teknik-teknik dasar dalam paduan suara.

“Dasar yang paling utama ialah kita memahami tentang tata perayaan ekaristi sekaligus selama tiga hari bersama dengan Nara sumber memberikan pelajaran tentang teknik – teknik dasar dalam rangka bergabung dalam paduan suara” katanya.

Peternus juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Nagekeo yang telah memberikan bantuan anggaran kepada Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katholik (LP3K) Kabupaten Nagekeo.

Kata Dia, dengan anggaran Dana Hibah tersebut bisa terselenggaranya kegiatan ini dalam rangka pembinaan iman dan mental khusus nya mendukung kebijakan Bupati Nagekeo dalam membangun daerah ini.

Terpantau hadir pada giat tersebut, Vikep Mbay RD.Asterius Lado, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Nagekeo Marianus Keo, S.Fil.M.Ed, Ketua I  LP3K Kabupaten Nagekeo Paternus Ada S.Sos, Para Narasumber Agustinus Dhae, RP.Jhon Ghono SVD serta para peserta pelatihan. (RSN/Sevrin)

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 157

Translate »