Komitmen Tingkatkan Pelayanan, Poli Jiwa RSD Aeramo Kebanjiran Pengunjung Luar Daerah

Mbay, nagekeokab.go.id – Pemerintah Kabupaten Nagekeo di bawah kepemimpinan Bupati Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Marianus Waja terus berupaya melakukan pembenahan di berbagai sektor. Hal ini guna mewujudkan visi masyarakat Nagekeo yang sejahtera, nyaman dan bermartabat.

Salah satu gebrakan perubahan yang saat ini sudah terasa hasilnya oleh masyarakat Kabupaten Nagekeo yakni di bidang Kesehatan, terutama peningkatan pelayanan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Aeramo.

Direktur RSD Aeramo drg. Emerentiana Wahyuningsih mengungkapkan bahwa, dalam tiga tahun terakhir, pembenahan manajemen terus dilakukan antara lain, Prosedur Operasi Standar (Standard Operation Prosedure), penyediaan ruang kelas dua, pembangunan gudang farmasi, penyediaan alat-alat kesehatan dan fasilitas lainnya hingga penambahan 10 orang dokter spesialis termasuk spesialis jiwa (Psikiater).

Emerentiana menjelaskan manajemen RSUD Aeramo secara bertahap mengatasi berbagai keterbatasan mulai dari anggaran fasilitas hingga SDM tenaga kesehatan sejak masih berstatus Puskesmas Plus, naik ke Tipe D, dan kini Tipe C.

Menurutnya, sejak tahun 2020 lalu Rumah Sakit kebanggaan masyarakat Kabupaten Nagekeo itu sudah memiliki poli Jiwa yang melayani tes psikologi oleh psikiater.

Bahkan, trend pengunjung pada unit Poli Jiwa dilaporkan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dengan rincian tahun 2020 sebanyak 616 orang, tahun 2021 sebanyak 672 orang dan Januari 2022 sebanyak 540 orang pengunjung.

“Pasien yang ditangani ada yang dirujuk dari Bajawa, Ende, Manggarai dan Kupang” jelas Emerentiana di Mbay pada Rabu 16 Februari 2022.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nagekeo ini mengatakan kehadiran dokter spesialis jiwa juga mendongkrak penerimaan rumah sakit yang bersumber dari poli Jiwa.

Meski begitu, sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru dibentuk, Ia mengaku masih banyak kekurangan dan kelemahan yang harus dibenahi.

Karena itu, Emerentiana mengajak masyarakat Nagekeo mendukung serta memberikan suport positif bagi manajemen di rumah sakit demi kemajuan dan peningkatan pelayanan RSD Aeramo yang lebih baik kepada masyarakat ke depannya.

“Komitmen kita adalah, pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan sembari melakukan pembenahan di berbagai bidang “tegasnya.

Dokter spesialis kejiwaan di RSD Aeramo dr. Kadek Roland menjelaskan adapun penanganan yang dijalani selama ini meliputi gangguan cemas menyeluruh, gangguan panik, depresi mayor, gangguan afektif bipolar, gangguan skizoafektif, dan skizofrenia.

“Yang paling banyak itu gangguan psikiatrik (Gangguan Cemas). Tindakan yang dilakukan yaitu memberikan obat dan psikoterapi seperti psikoterapi supportif (paling sering) terkadang psikoanalis” jelasnya.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2018, menunjukkan lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari tahun mengalami gangguan mental emosional, dan lebih dari 12 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami depresi.

Selain itu berdasarkan Sistem Registrasi Sampel yang dilakukan Badan Litbangkes tahun 2016, diperoleh data bunuh diri pertahun sebanyak 1.800 orang atau setiap hari ada 5 orang melakukan bunuh diri, serta 47,7% korban bunuh diri adalah pada usia 10-39 tahun yang merupakan usia anak remaja dan usia produktif terkait dengan masalah tingginya prevalensi orang dengan gangguan jiwa.

Lanjut dr. Rolland, poli Jiwa RSD Aeramo juga melayani tes Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) yang merupakan tes psikometri yang digunakan untuk mengukur psikopatologi orang dewasa.

Tes yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang dimensi-dimensi kepribadian dan psikopatologi yang penting dalam klinik psikiatri ini meliputi test kejiwaan CPNS, test kejiwaan pasutri yang adopsi anak, test kejiwaan anak yang mau masuk kuliah, visum dari polisi hingga gangguan penyesuaian.

“Jasa medis paling besar itu tes MMPI, ini yang paling membuat rumah sakit surplus” tandasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Nagekeo asal Partai Gerinda Kristianus Pantaleon Djogo mengungkapkan upaya Pemkab Nagekeo mendatangkan layanan dokter spesialis Jiwa di Rumah Sakit Daerah patut diapresiasi.

“Kita perlu beri apresiasi yang tinggi kepada pemerintah Nagekeo karena bisa menghadirkan dokter spesialis jiwa atau psikiater di RSD Aeramo yang mungkin sangat langka dan jarang dipikirkan orang padahal sangat dibutuhkan” ungkapnya.

Menurut Kristianus, kehadiran dokter jiwa tentu untuk membantu masyarakat yang mengalami sakit secara kejiwaan. Selain itu, dalam persyaratan masuk dunia kerja perlu ada surat keterangan sehat secara rohani dan jasmani. Sehingga keberadaan dokter jiwa atau psikiater Pemda Nagekeo sudah merespon kebutuhan masyarakat.

Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Nagekeo ini mencontoh para calon aparatur sipil negara mengharuskan ada surat keterangan dari dokter jiwa bahwa yang bersangkutan harus dalam kondisi kejiwaan yang sehat. Maka dari kabupaten-kabupaten lain akan datang ke RSD Aeramo.

“Atas dasar itu kita perlu beri dukungan yang tinggi kepada pemda dalam hal ini kehadiran dokter spesialis kejiwaan. Kita tetap berharap agar pelayanan yang diberikan adalah pelayanan yang prima dan menyembuhkan” tutupnya.(RSN/Sevrin)

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 147

Translate »