Pemkab Nagekeo Gelar Rapat Koordinasi Kearsipan

Mbay, nagekeokab.go.id – Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagekeo menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Kearsipan Tahun 2022 di aula Setda Nagekeo pada Selasa 22 February 2022.

Rapat yang dibuka secara resmi oleh Asisten l Setda Nagekeo Imanuel Ndun diikuti oleh utusan Dinas dan Badan serta Kecamatan. Turut hadir dalam kesempatan itu Direktur Kearsipan Daerah 1 Muhamad Sumitro melalui zoom meeting.

Kepala Bidang Pengelolaan Kearsipan pada Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Nagekeo Fransiska Butu dalam laporan panitia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk Pengembangan e- Arsip untuk mendukung Program Sistem Pemerintah Berbasisi Elektronik (SPBE) yang terintegrasi.

Fransiska menjelaskan, Data Kearsipan mendukung Tata Kelola Pemerintah yang Akuntabel, Efektif dan Efisien serta dasar sebagai manajemen pengetahuan pemerintah, mendukung sepenuhnya pencapaian Kinerja Informasi Birokrasi dan Pelayanan Arsip yang Berbasis Digital secara menyeluruh.

Asisten l Imanuel Ndun dalam  sambutannya menyampaikan bahwa nilai reformasi birokrasi Pemerintah Kabupaten Nagekeo menjadi pekerjaan bersama.

“Kearsipan itu menjadi jembatan apa yang terjadi pada masa lalu dengan masa yang akan datang yang semua itu ada kaitan dengan penyimpanan data dan pengolahan lalu pengamanan, sehingga apa yang terjadi pada masa lalu dapat dibawa ke masa depan” katanya.

Menurut Dia, database kearsipan sangat penting untuk diperhatikan, sebab, secara hukum arsip merupakan bukti absah pertanggungjawaban kegiatan tata kelola pemerintahan.

“Ini menjadi hal penting, supaya segala kita lakukan terdokumentasi, sehingga di kemudian hari anak cucu kita bisa mengetahui apa yang dilakukan hari ini” ujarnya.

Imanuel mencontohi, suatu hal yang sederhana terkait pentingnya arsip. Seharusnya banyak pejabat kita yang tertolong ketika ada persoalan hukum di Pengadilan apabila data dokumentasi buang sudah dokumentasi itu absah dan valid secara hukum.

“Ini penting, jadi apa-apa yang kita buat harus kita dokumentasi apalagi yang berkaitan dengan keuangan dan kepentingan banyak orang. Yang berdampak pada nasib banyak orang wajib didokumentasikan, satu data kecil bisa menyelamatkan banyak  pejabat apabila tersandung masalah hukum” pesannya.

Lebih lanjut Dia menyampaikan, di era digitalisasi saat ini, dokumentasi yang berkaitan dengan database kearsipan sudah berubah dari manual ke digital.

Karena itu, di hadapan para peserta rapat, mantan Kepala Dinas PMD/P3A Kabupaten Nagekeo ini mengingatkan akan pentingnya melek teknologi.

“Saat ini penyimpanan kearsipan sudah berubah dari manual ke teknologi, sudah ke arah paperless, jadi Saya minta untuk sisihkan waktu untuk pendidikan internal kantor untuk sosialisasi soal kearsipan” pungkasnya.(RSN/Sevrin)

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 82

Translate »