Pemkab Nagekeo Bentuk Tim Kerja Kaji Tindak FGD Desa Ramah Anak

Mbay, nagekeokab.go.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur  bermitra dengan Wahana Visi Indonesia Zonal NTT telah membentuk Tim Kerja Kaji Tindak (Action Research) Reformasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Kelurahan Berspektif Anak sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur NTT Nomor 18/KEP/HK/2022 Tanggal 17 Januari 2022 tentang Tim Kerja Kaji Tindak (Action Research) Reformasi Tata Kelola Pemerintahan Desa/Kelurahan Berspektif Anak.

Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Kerja Kaji Tindak melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan Kepala Perangkat Daerah terkait di Lingkup Pemerintah Kabupaten Nagekeo yang dilaksanakan pada Hari Ini, Rabu, 20 April 2020 bertempat di Aula VIP Kantor Bupati Nagekeo.

Focus Group Discussion ( FGD) tersebut di buka oleh Bupati Nagekeo yang diwakili oleh Asisten lll Administrasi Umum Setda Nagekeo Agustinus Fernandez.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan FGD tersebut Agus mengatakan  bahwa inti kegiatan ini adalah bagaimana upaya kita untuk mempercepat penyelenggaraan pelayanan pemenuhan kebutuhan hak- hak anak.

“Kita yang diundang hari ini boleh manfaatkan kesempatan ini, bersepakat bersama merencanakan tujuan dan hasil yang akan dicapai dan harus ada komitmen bersama. Kita berupaya mempersiapkan generasi penerus kita terutama anak  anak kita yang harus kita siapkan dengan baik dalam menghadapi era digitalisasi yang begitu deras” ujarnya.

Agus berharap, para peserta diskusi dapat mengikuti seluruh rangkaian diskusi dengan baik sehingga kesempatan baik untuk mengetahui langkah langkah yang harus dilakukan dapat ditindaklanjuti dan kemudian dilaksanakan secara baik.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi, WVI dan kepada kita semua yg ikut kegiatan ini, mudah mudahan atas  seluruh niat baik kita,atas kemauan kita dan rasa  tanggung jawab kita pada masyarakat terutama anak anak kita, kegiatan kita hari ini akan bermanfaat banyak demi pemenuhan kebutuhan hak-hak anak” ungkapnya.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDM) Provinsi NTT, DR. Keron A.Petrus menjelaskan pembentukan FGD dilatarbelakangi keprihatinan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur terhadap  hak anak.

Oleh karena itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat sudah membentuk sebuah Tim yang namanya Tim Action Research, Tim Kerja Kaji Tindak, yang  langsung lihat ke lapangan persoalan seperti apa, tidak berteori banyak dan lakukan perubahan dalam rangka mendorong itu.

“Komitmen Bupati Nagekeo juga cukup baik maka kami datang membantu dan kita bersama sama mencari langkah untuk percepatan ini” katanya.

Dijelaskannya, tujuan dari FGD yang dilaksanakan hari ini adalah untuk mendapatkan data/ informasi dan gambaran awal tentang langkah langkah strategis penyelenggaraan pelayanan pemenuhan dan perlindungan hak hak anak di Kabupaten Nagekeo.

“Tujuan dari FGD kita hari ini untuk memberikan informasi kepada Tim dan informasi ini  menjadi masukan dan selanjutnya langkah apa yang harus dilakukan. Untuk itu perlu ada komitmen, langkah bersama.

Selaku Ketua Tim Kerja Kaji Tindak (Action Research) ia menyampaikan terimakasih karena dapat berdiskusi dan berbicara tentang kepentingan hak-hak anak dan juga  memberi ruang kepada peserta FGD untuk berdiskusi persoalan apapun terkait hak-hak anak.

“Kami memberi ruang yang begitu luas kepada bapak ibu Kepala Perangkat Daerah, NGO berdiskusi tentang persoalan apapun. Persoalan yang ada tidak dimaksud untuk mencela atau menilai kinerja siapapun akan tetapi ketika kita mau berjuang bersama ya kita harus omong apa adanya” paparnya.

Asal tahu saja, Tim FGD  akan melakukan kunjungan ke Desa Woewutu Kecamatan Nagaroro sebagai calon desa Pilot Project pengembangan sistem pelayanan pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak di Kabupaten Nagekeo. Kunjungan lapangan akan dilaksanakan besok, Hari Kamis, 21 April 2022 di Desa Woewutu Kecamatan Nangaroro.

Terpantau hadir dalam kegiatan diskusi tersebut, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi NTT selaku Ketua Tim Kerja Kaji Tindak, DR.Keron A.Petrus ,SE,MA, bersama anggota Djose S. Martins Nai Buti ,S.Pt.M.Si. (Biro Organisasi Provinsi NTT), Benyamin Indra A.Balukh S.Kom, Titik Kristinawati S.Pd.I, MA, Fery dari WVI Zonal NTT.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs Imanuel Ndun.M.Si, Asisten Administrasi Umum Agustinus Fernandes, SE, Perangkat Daerah terkait, Lembaga Perlindungan Anak ( P2TP2A), Wahana Visi Indonesia Area Nagekeo, Plan Indonesia, Ketua LSM Sao Mere.(RSN/Sevrin)

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 49

Translate »