Lantik Dua Pejabat di Lingkup Pemkab Nagekeo, Berikut Harapan Bupati Don Bosco

Mbay, nagekeokab.go.id – Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, mengambil sumpah dan melantik  1 orang Pejabat  Administrator dan 1 orang Pejabat Pengawas Lingkup Pemerintah Kabupaten Nagekeo pada Kamis (12/5).

Kedua Pejabat Administrator yang dilantik yakni Ferdinandus Bellarminus Dhae Wea, S.Psi. jabatan lama Kepala Bagian Perundang-undangan dan Persidangan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Nagekeo menempati jabatan baru Kabag Organisasi Setda Nagekeo.

Sedangkan satu (1) orang Jabatan Pengawas yang dilantik adalah Hendrikus  Buku, A.Md. dari jabatan lama  Administrator Database pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil  jabatan baru  Kasie Pemberdayaan Masyarakat dan Sarana Prasarana pada Kantor Lurah Nageoga.

Mereka dilantik berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nagekeo Nomor 821/BK Diklat / M/ 864/4/2022 tanggal 27 April 2022 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Daerah dalam Jabatan Administrator  dan Pengawas Lingkup Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Dalam SK tersebut dikatakan bahwa dalam rangka pengembangan dan pembinaan karier PNS berdasarkan kualifikasi, kompetensi, penilaian kinerja dan kebutuhan instansi pemerintah  perlu dilakukan pengangkatan PNS dalam jabatan struktural.

Dalam sambutannya Bupati mengatakan bahwa kedua pejabat yang dilantik bisa dilihat sebagai representasi bagi pejabat-pejabat yang sudah pernah dilantik atau yang akan dilantik kedepan.

“Mereka dua istimewa, dilantik sendiri, SK dibacakan sendiri, personal tidak rombongan, tidak gelondongan. Semua ini terjadi bukan karena kebetulan juga mungkin kehendak Tuhan supaya peran kamu berdua ini masing masing bisa kita lihat sebagai representasi bagi pejabat-pejabat yang sudah pernah dilantik atau yang akan dilantik kedepan” katanya.

Selanjutnya Bupati Don memberi  penegasan kepada masing-masing pejabat yang dilantik. Pertama, kepada Kabag Organisasi yang baru Bellarminus yang saat ini pangkatnya sudah IV/a dan sebelumnya di Kantor  Setwan sebagai Kabag Perundang-undangan dan Persidangan pada Sekretariat DPRD.

“Tugas baru ini tidak mudah. Saya harap engkau punya stamina dan kemampuan untuk belajar cepat. Organisasi pemerintah daerah pada umumnya yang sekarang sedang mengalami revolusi tata kelola dan perkembangan struktur dan design serta operasi dari organisasi rubah” ujar Don Bosco.

“Kita diminta untuk makin merampingkan, makin bisa melihat, menyatukan peran tupoksi yang bisa digabungkan, disamakan dan saat yang bersamaan jumlah perangkat daerah yang ada tumpang tindih tugas dan fungsi. Ini harus dilihat dengan jeli” pesannya.

Selanjutnya Bupati berharap, Belarminus punya waktu cukup, punya ketenangan untuk bisa melihat ini, karena pekerjaan sebagai Kabag Organisasi tidak bisa dikerjakan sendiri.

“Jangan gengsi, belajar berdiskusi membuka diri supaya bisa diisi kekurangan kita oleh orang lain. Ini paling penting. Tidak kalah penting juga berdiskusi dengan ibu Yohana (Kabag Organisasi yang lama). Pertanyaannya; Ibu Yohana, selama bertugas disini yang paling disesali itu apa?  Pertanyaan pokok, karena setiap orang melewati sebuah jabatan pasti ada yang luput dari perhatian atau ditunda-ditunda. Ini harus dilihat” ungkap Bupati.

“Prinsipnya, negara meminta kita untuk hemat struktur kaya fungsi. Makanya kita makin banyak jabatan jabatan struktural  yang di fungsionalkan. Tidak kalah pentingnya juga rujukan teoritis  pada buku-buku tentang organisasi harus diupdate” sambungnya.

Kemudian, kepada Hendrikus Buku yang sebelumnya di Dukcapil pindah ke Kelurahan, saat ini berada dilevel kelurahan, unit pemerintah paling depan, sehingga pelayanan cepat yang diterapkan Dukcapil selama ini dapat diterapkan di Kelurahan.

“Layanan administrasi kependudukan ini apa yang bisa dikerjakan  dan dilakukan yang berhubungan dengan peran kamu sekarang  ini” katanya.

Menurut Don Bosco, sejalan dengan tata kelola pemerintahan ke depan bagaimana kita membuat organisasi kita terkoneksi baik terhubung dengan organisasi masyarakat, RT, Dasawisma, OMK, Remaja Masjid, Karang Taruna sehingga pelayanan kita yang sama yakni melayani masyarakat ini bisa berjalan baik.

“Tugas bapak adalah idenfikasikan secara baik. Satukan organisasi ini  dalam satu  kepengurusan sehingga perut dan kantongnya di isi, batin dan nilai nilai kehidupan dikasih jadi seimbang” pesannya.

“Tugas kita pemerintah menyiapkan masa depan mereka ketika berkeluarga nanti.

Benahi data. Mengupdate/ mengedit kembali KTP nya, pada kolom pekerjaan harus diisi, semakin spesifik makin baik” katanya.

Bupati menegasakan, data paling penting. Kita masuk dalam Satu Data  Indonesia, Data Nagekeo. Data kependudukan kita terkoneksi dengan kementrian / lembaga sehingga ketika kita mengusulkan sesuatu mudah untuk memferivalidkan.

“Keberadaan kalian di pemerintah paling depan, membantu semua perangkat daerah yang ada di kabupaten sehingga perencanaan kita semakin berdasarkan data kedepan. Betul betul berdasarkan data. Kebutuhan riil kemana masyarakat ingin bergerak itu yang kita suport.” tutup Bupati Don.

Hadir saat acara pelantikan Asisten Administrasi Umum Agustinus Fernandes, SE, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Imanuel Ndun.M.Si, Staf Ahli Bupati Tarsisius Djogo, S.Sos, Saksi Rohani RD. Angelinus R. Deni Paresa  dan Saksi Awam serta para Pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas. (Merry / Tim Humas NK)

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 1530

Translate »