Membuka Even Lomba Pacuan Kuda, Berikut Harapan Bupati Nagekeo

Mbay, nagekeokab.go.id – Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Nagekeo menggelar lomba pacuan kuda Piala Bupati Nagekeo tahun 2022.

Lomba pacuan kuda ini dilaksanakan sejak 15 Mei hingga 22 Mei 2022 di Sirkuit Pacuan Kuda Oga Ngole, Kelurahan Olakile, Kecamatan Boawae dan diikuti oleh 153 ekor kuda dari berbagai daerah yang turun di beberapa kelas berbeda.

Lomba pacuan kuda Bupati Nagekeo Cup Tahun 2022 dibuka secara resmi oleh Bupati Nagekeo dr. Johanes Don Bosco Do pada Minggu 15 Mei 2022 siang dan dihadiri oleh perwakilan DPRD Nagekeo, Kapolres Nagekeo, perwakilan Dandim 1625 Ngada, beberapa pimpinan SKPD. Turut hadir pada kesempatan itu, anggota DPD RI perwakilan NTT Angelo Wake Kako.

Dalam amanatnya Bupati Don Bosco mengatakan bahwa Pemkab Nagekeo mengapresiasi program yang dilaksanakan Pordasi dalam menjalankan even pacuan kuda tersebut. Bupati memuji kinerja Pordasi yang hanya dalam waktu sekejap bisa menyulap hutan menjadi arena pacuan kuda yang ditata dengan sangat baik.

Menurut Bupati Don Bosco, Pemda Nagekeo sangat mendukung even pacuan kuda, dengan harapan kegiatan lomba pacuan kuda khusus di Sirkuit Oga Ngole dapat kembali dilaksanakan di waktu yang akan datang dan menjadi pusat kegiatan even apa saja.

“Ini pekerjaan kita selanjutnya adalah bagaimana sirkuit di Olakile ini benar-benar menjadi pusat kegiatan yang multi even, sehingga ada pra even, even dan post even. Saya harap kita sama-sama menerjemahkan ini sehingga bisa jalan, orang-orang muda generasi Z yang punya koneksi dengan informasi bisa membandingkan dari satu wilayah ke wilayah lain. Kita bisa sewa designer atau planolog yang bisa mendesain tempat ini” ungkap Don Bosco.

Bupati berharap orang-orang muda yang memiliki kemampuan dan jejaring koneksi yang bagus dengan akses informasi, dapat lebih kreatif melirik potensi even semacam pacuan kuda sebagai salah satu daya tarik sektor wisata yang bisa membangkitkan ekonomi kreatif masyarakat.

Menurut Don Bosco, idealnya sirkuit pacuan kuda di Kabupaten Nagekeo harus bisa dibangun di beberapa tempat bukan hanya di Olakile saja, sehingga kegiatan multi even bisa dilaksanakan di tempat lain.

“Kepada para pemilik kuda, para Joki yang sudah datang dari berbagai daerah, saya berharap supaya bisa menikmati even ini. Kepada para pelaku UMKM yang memanfaatkan even ini semoga kita semua diberkati.

Di tempat yang sama, Ketua Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) cabang Negekeo Marselinus F Ajo Bupu mengatakan even Pacuan kuda akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya.

Menurut Dia, lomba pacuan kuda bukan hanya sekedar olahraga semata, akan tetapi ada banyak dampak positif yang bisa didapatkan dari pagelaran tersebut, antara soal peningkatan ekonomi kreatif masyarakat sekitar dan menarik minat wisatawan.

Disisi lain, melihat daripada populasi kuda yang kian berkurang, Ajo Bupu yang juga merupakan Ketua DPRD Kabupaten Nagekeo ini mendorong Pemerintah agar bisa mengembangkan potensi bibit kuda unggulan yang dipadukan dengan kuda lokal Nagekeo.

“Saya melihat, dengan populasi kuda kita yang sudah semakin langka, maka peran Pemerintah melalui dinas terkait harus menjadi perhatian khusus agar supaya bisa ada pengadaan pejantan dari luar untuk kawin silang dengan kuda-kuda lokal kita” ungkap Ajo Bupu.

Menurut pria yang akrab disapa Seli Ajo ini, apabila kuda lokal dikawin silang dengan pejantan dari luar, bisa menghasilkan bibit unggul yang bisa mendongkrak nilai jual daripada kuda itu sendiri.

“Ini kan juga untuk bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, apalagi topografi kita di Nagekeo ini ideal untuk pengembangan ternak kuda. Saya pikir ini sejalan dengan visi misi Bupati, untuk peternakan seperti sapi dan kuda itu harus terpusat” katanya. (RSN/Sevrin)

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 49

Translate »