Pemkab Nagekeo Berkomitmen Menjalin Kemitraan Baik Bersama MUI

Mbay, nagekeokab.go.id – Majelis Ulama Indonesia(MUI) Kabupaten Nagekeo menggelar Musyawarah Daerah (Musda) lll tahun 2022 bertempat di aula lantai ll MAN Nagekeo, Kelurahan Mbay l, Kecamatan Aesesa pada Minggu 21 Mei 2022.

Musda lll tahun 2022 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do ini mengusung tema Meningkatkan Peran Ulama Dalam Memberdayakan Umat Mewujudkan Nagekeo Maju dan Sejahtera.

Hadir pada kesempatan ini Ketua MUI Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kepala Kantor Agama Kabupaten Nagekeo, Kapolsek Aesesa Danramil 1625-05 Aesesa, Kepala Kesbangpol Kabupaten Nagekeo Yohana Kune, Kasat Pol PP Nagekeo Muhayan Amir dan tokoh Agama.

Dalam sambutannya Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do mengatakan bahwa MUI merupakan sebuah lembaga sejak zaman orde baru yang mengendalikan berbagai kelompok masyarakat dan organisasi di Indonesia yang berbasis agama.

Negara Indonesia dengan penduduk yang memiliki aneka ragam suku, ras dan golongan, kata Don Bosco, butuh visi yang kuat, apalagi penetrasi ideologis bisa masuk ke ruang privat, sehingga harus bisa dikendalikan dengan baik.

Menurut Don Bosco, MUI adalah lembaga keagamaan dan lembaga yang menjadi Persatuan Islam, MUI dihuni oleh kumpulan orang terbaik, umaroh dan para cendikiawan yang mempersatukan Ulama. Karena, adanya mereka berkumpul menyatukan pikiran demi masyarakat dan negara.

“Hubungan antara ulama dan umaro merupakan hubungan yang tidak dapat dipisahkan, saya tidak ingin menjalankan Pemerintahan dengan berjalan sendiri dengan meninggalkan para ulama” ujarnya.

Dikatakan Bupati Don Bosco, menggalang prespektif agama, harus berbicara pada level yang lebih tinggi yakni spiritualitas, sebab secara sederhana, kegelisahan setiap individu mencari makna hidupnya, bagaiman membimbing umatnya.

“Orang harus sampai pada level menjawab pertanyaan untuk apa saya hidup, pasti ada tujuan khusus yang kita terima dari Allah.

Dan yang membimbing kita adalah agama, fungsi utama membimbing setiap umat menemukan spiritualitasnya” katanya.

Bupati mengatakan, Pemda Nagekeo berkomitmen menjalin hubungan kemitraan dengan MUI secara baik ke depannya demi masyarakat Nagekeo yang aman dan sejahtera dan bermartabat.

“Saya berharap MUI di Nagekeo  bisa menciptakan iklim di Nagekeo yang bagus, mendapat kesan, perlu kita jaga ke depan sehingga ke depan tetap menjadi yang terbaik” ungkapnya.

Ketua MUI Provinsi Nusa Tenggara Timur H. Muhamad Wongso berharap, kepada MUI Nagekeo agar bisa melaksanakan amanah ini demi kepentingan umat dan kepentingan bangsa dan Nagekeo.

Dia juga berharap, MUI Nagekeo yang baru dapat menjalin kemitraan yang baik dengan semua elemen termasuk Pemkab Nagekeo.

Ketika MUI satu tarikan nafas, maka apabila ada perbedaan menangani sebuah permasalahan kembali kepada sebuah nurani.

“Mari kita bangun Nagekeo dengan sebuah keyakinan, bersatu padu jangan bercerai berai, bersatu padu membangun Nagekeo, agar kita mampu berbuat sesuatu untuk masyarakat, bersatu membangun MUI bekerja bersama Pemerintah” pesannya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil pemilihan dilakukan oleh tim formatur yang berjumlah 11 orang melalui voting tertutup, Musda III MUI Nagekeo Minggu 22 Mei 2022 di Mbay Nusa Tenggara Timur, mempercayakan Muhamad Lutfi Daeng Maro sebagai ketua MUI Nagekeo periode 2022-2027.

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 58

Translate »