Soal Benih Oplosan, Berikut Penjelasan Kadis Pertanian Nagekeo!

Mbay, nagekeokab.go.id – Sehubungan pemberitaan di media tentang Bantuan Benih Padi dari Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo yang terindikasi OPLOSAN pihak Dinas melayangkan klarifikasi bahwa tidak ada Benih OPLOSAN akan tetapi yang ada hanyalah benih dengan Campuran Varietas Lain (CVL).

“Tahapan proses penangkaran benih, mulai dari pemeriksaan awal lahan penangkaran, pengolahan tanah, persemaian benih, penanaman, pemeliharaan, panen, pasca panen dan pengambilan sampel calon benih diawasi oleh Pengawas Benih Kabupaten” jelas Kepala Dinas Pertanian Olivia Mogi pada Jumat, 8 Juli 2022.

Selanjutnya sampel calon benih akan dilakukan pengecekan mutu benih oleh UPTD Pengawasan dan Sertifikasi Benih Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Nusa Tenggara Timur dibuktikan dengan sertifikat hasil uji Nomor 521.21/349/UPTD-PSB/VI/2022 tanggal 9 Juni 2022 dan berdasarkan hasil uji lab nomor Pdn.SFR/NTT.11.Q MT 2021/2022) sehingga dapat dicetak label benih.

Pada label benih menyatakan keterangan tentang benih tersebut, mulai dari varietas benih, daya tumbuh, kadar air, benih murni, benih tanaman lain, masa laku dan berat bersih. Label tersebut yang menyatakan keabsahan benih layak untuk disalurkan.

“Setelah benih disalurkan petani harus memperhatikan teknik penyimpanan benih secara baik sebelum disemaikan agar menghindari daya tumbuh yang rendah dengan cara dialas sebelum disimpan dan pengamanan dari kemungkinan percikan air hujan di gudang penyimpanan untuk menghindari tumbuhnya sejumlah kecil benih pada kemasan” paparnya.

Menurut Dia, bantuan benih padi sumber dana APBD II Tahun 2022 yang diberikan sebanyak 15 Ton varietas Inpari 6 JT dan Membramo untuk 500 Ha (pada 29 kelompok tani dengan jumlah petani sebanyak 648 petani penerima).

Sumber benih bantuan berasal dari Produsen Benih Manggarai Timur sebanyak 13.245 Kg Varietas Inpari 6 Jete yang  dibuktikan dengan surat Keterangan Mutasi Benih Nomor 521.21/28/VI/PBT-MT/Q/2022 tanggal 20 Juni 2022 dan dari Produsen Benih Nagekeo (Kelompok Tani Mia Mawe III)  sebanyak 1.755 Kg Varietas Membramo.

“Proses pendropingan benih telah dilaksanakan oleh pihak ke III/Penyedia berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan Benih Secara Visual Nomor III. PBT-NGK.310.40.11/VI/2022, tanggal 28 Juni 2022” katanya.

Terdapat persoalan yang terjadi pasca pendropingan benih yang dikomplain oleh petani pada kelompok tani Raiwali di P3A KM II.2 Kiri karena adanya CVL pada benih padi varietas Inpari 6 JT.

Atas persoalan itu, pihak Dinas telah melakukan pengecekan langsung di lapangan dan meminta pihak ke III/Penyedia untuk segera mengganti benih tersebut dan pihak ke III/Penyedia bersedia mengganti benih yang mengandung CVL tersebut dan petani yang menyampaikan keluhan mengenai benih yang memiliki CVL sebanyak 35 Kg telah mengambil benih pengganti dari penyedia pada hari Kamis tanggal 07 Juli 2022.

Terhadap benih yang sudah Lulus dan ternyata masih terdapat CVL perlu kami jelaskan bahwa untuk benih padi Kelas Benih Sebar (BR/Label Biru) batasan CVL nya maksimal 0,5% sehingga sangat mungkin masih ada ikutan CVL dalam benih dan juga adanya beberapa kemungkinan yang terjadi dalam proses penanganan benih antara lain:

  1. Kemungkinan adanya jenis padi yang lain pada areal penangkaran yang kurang diperhatikan oleh petani penangkar untuk dilakukan reguing (pencabutan terhadap varietas lain tersebut) sesuai arahan pengawas benih dan terbawa dalam proses pemanenan benih.
  2. Penggunaan alat panen yang tidak diperhatikan kebersihan alat panennya.

Menyikapi persoalan yang terjadi di lapangan Dinas memastikan bahwa pembayaran 100% kepada penyedia akan dilakukan setelah semua ketentuan dalam kontrak terpenuhi.

Terima kasih kepada segenap masyarakat, rekan-rekan media serta semua pemangku kepentingan yang telah berpartisipasi aktif dan positif di tengah gencarnya upaya pemerintah daerah memajukan dunia pertanian dan memberikan berbagai dukungan kepada petani berupa advokasi, penyuluhan, konsultasi, pendanaan, bantuan perbenihan, alsintan, dan berbagai infrastruktur yg dibutuhkan.

(Kadis Pertanian Oliva Monika Mogi, SP)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 460

Translate »