Pameran Literasi Budaya Ndora Youth Day

Ndora, nagekeokab.go.id – Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do menghadiri acara pameran Literasi Budaya yang diselenggarakan oleh Orang Muda Katholik (OMK) St. Petrus Rasul Ndora pada Sabtu 9 Juni 2022.

Literasi Budaya yang diselenggarakan OMK ini diawali dengan Parade 200 Nyiru mulai dari halaman Gereja St. Petrus Martir Ndora dan diarakan menuju Kantor Desa Ulupulu 1 dan diiringi grup marcing band dari SMPK Manungae Ndora. Kemudian dilanjutkan dengan eksibisi Dho Dhenga (tumbuk padi), Tepi Sea (tapis beras), Esu dan Kose.

Pameran Literasi Budaya ini merupakan serangkaian kegiatan pekan Ndora Youth Day tahun 2022 yang digelar sejak 5 Juli hingga 10 Juli.

Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak baik OMK, Panitia penyelenggara dan juga Pastor Paroki yang telah menginisiasi kegiatan tersebut yang disisipkan dengan Literasi Budaya.

Bagi Don Bosco, pameran Literasi Budaya sejatinya harus didorong oleh rasa ingin tahu kita atas suatu identitas latar belakang budaya dan asal-usul satu komunitas masyarakat.

“Ini upaya kita untuk merumuskan kembali melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, dan menurut saya ini luar biasa,  menggali dan menemukan identitas kita” ungkap Bupati Don Bosco.

Oleh sebab itu, di hadapan ratusan OMK dan masyarakat Ndora, Bupati menyarankan agar budaya asli daearah dapat dilestarikan secara berkelanjutan baik itu melalui cerita maupun event-event bernuansa budaya sehingga mudah diingat oleh lebih khusus generasi muda.

“Jadi harus kuat dan terus menerus cerita ini ditampilkan karena event, panggung yang kita tampilkan itu adalah ritual, sehingga kita diingatkan kembali tentang kepercayaan kita” katanya.

Dengan adanya Even Ndora Youth Day, OMK diharapkan mampu melihat lebih jauh berkaitan potensi ritual budaya yang sudah ditampilkan, untuk kemudian dikembangkan menjadi satu potensi yang pada akhirnya memiliki nilai jual khususnya di sektor ekonomi kreatif guna mendukung wisata budaya.

Ketua Panitia Emilianus Meze menyampaikan bahwa, sisipan pameran Literasi merupakan keinginan OMK guna membangkitkan kembali, berbagai ritual adat warisan leluhur masyarakat Ndora.

“Ini tujuannya untuk membangkitkan kembali tradisi dan menumbuh kembangkan nilai budaya kepada generasi muda yang nyaris hilang, makanya kita sisipkan sengan acara Literasi budaya ini” ungkapnya.

Emil mengatakan, Ndora Youth Day tahun 2022 ini diikuti oleh 364 peserta dari 8 Stasi yang tersebar se wilayah Paroki St Petrus Martir Ndora. Selama kurang lebih 5 hari, diisi dengan berbagai macam kegiatan seperti pembinaan, minat (olahraga) kegiatan bakti sosial serta kerohanian.

Untuk kegiatan pembinaan OMK dibekali berbagai materi seperti LKTD, Wirausaha, Human Trafficking, Migran dan Perantauan, Polhukam hingga materi tentang Pariwisata.

Ada pula kegiatan olahraga (Sepak bola dan Bola Voli putra-putri, kuis kitab suci, baca kitab suci, paduan suara, dan Mazmur tanggapan. Selain itu ada pula pameran Seni budaya (bhea sa, Kezo dan Teke serta Literasi Budaya (Dho Dhenga, Tepi Sea, Esu dan Kose).

“Semoga dengan adanya kegiatan ini anak muda ini bisa menemukan jati diri mereka, kita tentu berharap landasan budaya ini bisa menjadi pedoman hidup seperti yang sudah diwarisi nenek moyang dahulu” pungkasnya. (RSN/Sevrin)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 96

Translate »