Mengusung Tema The Heart of Flores, Tenun Nagekeo Tampil Memukau di Herborist Bali Fashion Carnival

Mbay, nagekeokab.go.id – Dengan mengusung tema Nagekeo The Heart Of Flores, beberapa motif Tenun Ikat Nagekeo tampil memukau pada Herborist Bali Fashion Carnival 2022 diantara karya 22 designer dari berbagai wilayah di Indonesia.

Nagekeo, menjadi satu-satunya kabupaten dari NTT khususnya pulau Flores yang percaya diri tampil sebagai bagian dari peragaan busana bergengsi yang diselenggarakan di Bali Secret Garden Village Bedugul yang dilaksanakan pada Minggu 17 Juli 2022 itu.

Lenggak lenggok model profesional diatas catwalk dengan mengenakan rancangan busana karya Joko SSP dari Wastra Flora Nusantara mampu menghipnotis tamu undangan diantaranya dari Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif, Bali Tourism Board, pelaku pariwisata hingga penonton dari dalam dan luar negeri.

Karya busana dengan dominasi warna merah khas tenun Hoba Nage dan Telopoi memberikan kontras yang muncul dari benang kain tenun didukung dengan pemutaran video promosi destinasi wisata unggulan Kabupaten Nagekeo.

Penonton yang memenuhi seluruh kursi sejak sore hari, sangat berantusias dalam memperhatikan satu persatu detil pakaian yang belum pernah disaksikan sebelumnya, karena corak dan motif tenun Nagekeo berbeda dengan tenun dari daerah lain di NTT.

Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja yang hadir pada even ini, Multiplier Effect dari kegiatan tersebut sangat dahsyat, penawaran kerjasama dengan para pihak terbuka luas dengan para stakeholder di pulau Bali sebagai barometer wisata.

“Kesempatan ini merupakan momentum yang tidak dapat dilewatkan untuk salah satu kata kunci, yaitu berjejaring dalam ekosistem, bermanfaat dan berdaya guna” ungkap Wabup Marianus.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Nagekeo Rustiem Triatmi mengatakan, dengan mengikuti event bergengsi bertaraf Nasional tersebut, menunjukkan bahwa kain tenun Nagekeo telah berproses sebagai brand awarness komoditi unggulan daerah yang bersaing dengan kain tradisional daerah lain yang lebih dahulu memulainya.

Sehingga, manfaat dari kegiatan ini sangat dirasakan oleh pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam hal ini Dinas Pariwisata bahwa dengan keterlibatan langsung produk Nagekeo di pusat pariwisata Indonesia dan dunia ini telah  memberikan wawasan dan cakrawala baru pentingnya masuk kedalam ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif, berjejaring seperti yang dilakukan dengan mitra Wastra Flora Nusantara.

“Setelah sekian lama kami berproses di dalam lingkungan daerah bersama sektor perindustrian, perdagangan, dan Dekranasda untuk meningkatkan kualitas tenun yang berdaya jual dan memiliki Added Value, maka event ini sangat tepat sebagai cara dan model hilirisasi tenun tradisional menuju kancah Nasional dan Internasional” papar Rustiem.

Hal ini menyebabkan, tenun Nagekeo mulai dilirik oleh sejumlah stakeholder dengan ajakan bekerjasama dalam tema ” B to G Creative Economy Relationship” sebagai tindak lanjut kegiatan yang nyata.

Sesi rangkaian acara perhelatan peragaan busana Herborist Bali Fashion Carnival 2022 berjalan sukses, tema Nagekeo The Heart of Flores telah mengambil hati penonton, Wastra Flora Nusantara sebagai mitra pemerintah memulai langkah awal bersama untuk aksi nyata penguatan Bela Beli Nagekeo dalam konteks Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Komitmen bersama untuk mendaratkan Pentahelix akan dapat terlakasana dengan apik apabila kita melakukan permisi, masuk dan terjalin dalam sebuah ruang ekosistem yang besar, terukur, dan berdaya” ujar Chris selaku founder Wastra Flora Nusantara.(RSN/Sevrin)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Pemerintah Kabupaten Nagekeo. All Right Reserved.

Hits: 655

Translate »